JurnalLugas.Com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat penurunan harga sejumlah komoditas pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional per Rabu 20 November 2024 pagi. Berdasarkan data Panel Harga Bapanas pukul 07.00 WIB, mayoritas harga pangan mengalami penurunan, memberikan angin segar bagi konsumen.
Penurunan Harga Beras
Beras menjadi salah satu komoditas utama yang mengalami penurunan harga. Beras premium tercatat turun sebesar 0,97 persen atau Rp150, sehingga menjadi Rp15.250 per kilogram (kg). Beras medium bahkan mengalami penurunan lebih signifikan, yakni 2,15 persen atau Rp290 menjadi Rp13.180 per kg. Sementara itu, beras stabilitas pasokan dan harga pangan (SPHP) dari Bulog turun 1,04 persen atau Rp130 menjadi Rp12.410 per kg.
Harga Bawang dan Cabai Menurun
Penurunan juga terjadi pada bawang merah dan bawang putih. Harga bawang merah turun 4,36 persen atau Rp1.660 menjadi Rp36.430 per kg, sedangkan bawang putih bonggol turun 1,65 persen atau Rp680 menjadi Rp40.480 per kg.
Cabai merah keriting mencatatkan penurunan terbesar, yakni hingga 11,12 persen atau Rp3.250 menjadi Rp25.980 per kg. Tidak hanya itu, cabai rawit merah juga turun 7,32 persen atau Rp3.020 menjadi Rp38.210 per kg.
Daging dan Telur
Harga daging sapi murni turut mengalami penurunan sebesar 4,02 persen atau Rp5.410 menjadi Rp129.220 per kg. Sementara itu, daging ayam ras sedikit naik 0,58 persen atau Rp210 menjadi Rp36.320 per kg. Di sisi lain, harga telur ayam ras turun 1,77 persen atau Rp500 menjadi Rp27.810 per kg.
Komoditas Lain: Kedelai, Gula, dan Minyak Goreng
Harga kedelai biji kering impor turun tipis 0,38 persen atau Rp40 menjadi Rp10.520 per kg. Gula konsumsi juga mencatatkan penurunan sebesar 1,45 persen atau Rp260 menjadi Rp17.670 per kg.
Untuk minyak goreng, baik kemasan sederhana maupun curah, harga masing-masing turun sebesar 3,32 persen (Rp610) dan 2,88 persen (Rp490), menjadi Rp17.760 per kg dan Rp16.530 per kg.
Tepung Terigu dan Jagung
Harga tepung terigu curah turun cukup signifikan, yakni 5,73 persen atau Rp580 menjadi Rp9.550 per kg. Tepung terigu non-curah juga turun 3,36 persen atau Rp440 menjadi Rp12.670 per kg. Sebaliknya, harga jagung di tingkat peternak justru naik 4,05 persen atau Rp240 menjadi Rp6.170 per kg.
Harga Ikan dan Garam
Komoditas ikan menunjukkan tren penurunan harga, seperti ikan kembung yang turun 4,37 persen atau Rp1.620 menjadi Rp35.430 per kg, ikan tongkol turun 3,54 persen atau Rp1.100 menjadi Rp30.000 per kg, serta ikan bandeng yang turun 8,22 persen atau Rp2.720 menjadi Rp30.390 per kg. Garam halus beryodium juga turun 1,21 persen atau Rp140 menjadi Rp11.420 per kg.
Secara keseluruhan, mayoritas harga pangan mencatatkan tren penurunan yang signifikan, memberikan dampak positif bagi masyarakat. Penurunan harga ini menjadi hasil dari pengelolaan stabilitas pasokan dan pengendalian harga yang dilakukan oleh Badan Pangan Nasional. Meski demikian, konsumen tetap diimbau untuk memantau perkembangan harga di pasar guna memastikan kebutuhan terpenuhi dengan harga yang kompetitif.
Optimalkan pembelian Anda dengan memanfaatkan momentum penurunan harga ini!





