JurnalLugas.Com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat adanya fluktuasi harga komoditas pangan di Indonesia pada Kamis, 28 November 2024. Berdasarkan data Panel Harga Bapanas pukul 08.00 WIB, beberapa komoditas seperti beras premium dan cabai merah keriting mengalami kenaikan, sementara bawang merah dan komoditas lainnya menunjukkan penurunan harga.
Kenaikan Harga Beras Premium dan Stabilitas Beras Lainnya
Beras premium mengalami kenaikan sebesar 1,17% atau Rp180, sehingga menjadi Rp15.560 per kilogram. Sebaliknya, beras medium turun 0,52% atau Rp70, menjadi Rp13.380 per kilogram. Beras SPHP Bulog juga mengalami penurunan sebesar 0,16% atau Rp20, kini berada di harga Rp12.500 per kilogram.
Tren Harga Bawang dan Cabai
Harga bawang merah turun 0,56% atau Rp220, menjadi Rp38.910 per kilogram. Sementara itu, bawang putih bonggol justru naik 1,84% atau Rp760, mencapai Rp42.040 per kilogram.
Cabai merah keriting mencatat kenaikan 1,84% atau Rp530, menjadi Rp29.350 per kilogram. Berbeda dengan itu, harga cabai rawit merah turun tipis sebesar 0,03% atau Rp10, kini berada di Rp37.650 per kilogram.
Pergerakan Harga Daging dan Telur
Daging sapi murni turun 1,85% atau Rp2.490, menjadi Rp132.400 per kilogram. Sebaliknya, harga daging ayam ras naik 0,08% atau Rp30, menjadi Rp36.360 per kilogram. Telur ayam ras juga naik 1,45% atau Rp410, kini dihargai Rp28.650 per kilogram.
Komoditas Lain: Minyak Goreng, Gula, dan Tepung
Harga kedelai biji kering impor turun 0,19% atau Rp20, menjadi Rp10.460 per kilogram. Gula konsumsi mengalami kenaikan 0,39% atau Rp70, mencapai Rp17.970 per kilogram.
Minyak goreng kemasan sederhana naik 0,43% atau Rp80, menjadi Rp18.520 per kilogram, sementara minyak goreng curah turun 0,94% atau Rp160, menjadi Rp16.940 per kilogram. Tepung terigu curah naik 0,30% atau Rp30, menjadi Rp10.120 per kilogram, tetapi tepung terigu non-curah turun 0,38% atau Rp50, menjadi Rp13.020 per kilogram.
Tren Harga Ikan dan Jagung
Jagung di tingkat peternak turun 0,51% atau Rp20, menjadi Rp5.880 per kilogram. Garam halus beryodium juga mengalami penurunan 0,78% atau Rp90, menjadi Rp11.410 per kilogram.
Harga ikan kembung naik 1,41% atau Rp520, menjadi Rp37.520 per kilogram. Sementara ikan tongkol turun 0,16% atau Rp50, menjadi Rp31.320 per kilogram. Ikan bandeng mengalami penurunan signifikan sebesar 4,23% atau Rp1.410, kini dihargai Rp31.900 per kilogram.
Fluktuasi harga ini menunjukkan dinamika pasar pangan nasional yang dipengaruhi berbagai faktor. Konsumen diharapkan lebih cermat dalam memantau pergerakan harga untuk mengatur pengeluaran sehari-hari. Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga demi kesejahteraan masyarakat.






