Restrukturisasi Aset PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) Jual Pabrik di Bojong Cikupa

JurnalLugas.Com – PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV), perusahaan yang fokus pada daur ulang plastik menjadi produk bernilai tinggi, kembali menunjukkan langkah strategisnya dalam dunia bisnis. Pada 20 Desember 2024, INOV resmi menjual salah satu asetnya berupa pabrik dan fasilitas di Jalan Lingkungan Kp Bojong, Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, Tangerang, kepada PT Urecel Indonesia dengan nilai transaksi mencapai Rp105 miliar.

Tujuan Penjualan Aset

Penjualan ini merupakan bagian dari upaya restrukturisasi dan reorganisasi aset yang dilakukan perusahaan. Direktur Utama INOV, Jaehyuk Choi, menjelaskan bahwa langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan fungsi aset sesuai kebutuhan bisnis saat ini. Dengan menjual aset non-operasional tersebut, INOV dapat meningkatkan efisiensi dan mengarahkan dana hasil penjualan ke investasi yang lebih potensial.

Bacaan Lainnya

“Aset ini merupakan bagian dari upaya reorganisasi dan restrukturisasi untuk memaksimalkan fungsi aset sesuai kebutuhan,” ungkap Jaehyuk Choi pada Selasa (24/12/2024).

Baca Juga  KLHK Setop Operasi PT Power Steel Mandiri (PSM) dan PT Power Steel Indonesia (PSI) Langgar Ini

Adapun pabrik yang dijual sebelumnya disewakan kepada afiliasi sehingga tidak menjadi bagian dari operasi utama perusahaan. Dengan adanya tambahan kas dari hasil penjualan ini, INOV berencana untuk mengalokasikan dana ke area yang lebih strategis dan menguntungkan dalam mendukung pertumbuhan bisnis.

Peran PT Urecel Indonesia dalam Transaksi

PT Urecel Indonesia, pembeli aset tersebut, merupakan anak usaha INOV dengan kepemilikan saham sebesar 45,80 persen. Perusahaan ini memproduksi polyurethane, yang merupakan material penting dalam berbagai sektor industri. Penjualan aset kepada entitas yang masih terafiliasi menunjukkan langkah konsolidasi strategis yang tetap menjaga sinergi dalam grup usaha.

Kinerja Keuangan INOV hingga Kuartal III-2024

Hingga kuartal III-2024, INOV berhasil mencatatkan penjualan sebesar Rp475,53 miliar, naik 2,4 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp464,40 miliar. Kenaikan ini didukung oleh peningkatan penjualan Recycled Polyester Staple Fiber (Re-PSF) yang menyumbang 75 persen dari total pendapatan perusahaan.

Kinerja Re-PSF menunjukkan tren positif, dengan peningkatan sebesar 11,4 persen dibandingkan kuartal kedua, dan naik 6,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara itu, penjualan ekspor juga mencatatkan kontribusi signifikan sebesar 18 persen dari total penjualan, meningkat hingga 70,4 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga  Sadis Diduga Dipicu Narkoba, Anak Tiri Tega Habisi Ibu Tiri

Langkah restrukturisasi aset yang dilakukan oleh PT Inocycle Technology Group Tbk (INOV) melalui penjualan pabrik di Tangerang menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengoptimalkan aset dan meningkatkan nilai bisnis. Dengan alokasi dana yang tepat, INOV diharapkan dapat memperluas investasi di sektor yang lebih menguntungkan, sejalan dengan visinya sebagai pelopor daur ulang plastik di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut tentang perkembangan bisnis terkini, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait