Petani Cabai Batu Bara Kecewa Dimana Peran Pemkab Batu Bara?

JurnalLugas.Com – Petani cabai di Kabupaten Batu Bara merasa kecewa dengan kurangnya perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batu Bara terhadap sektor pertanian, terutama saat menghadapi musibah banjir. Bencana banjir yang melanda Kecamatan Limapuluh Pesisir, khususnya di Desa Bulan-bulan sejak Kamis malam, 16 Januari 2025, hingga Jumat ini masih belum tertangani secara maksimal.

Petani Berjuang Sendiri Menghadapi Banjir

Di tengah keterbatasan bantuan, para petani berupaya keras menyelamatkan lahan pertanian mereka. Mereka menggunakan mesin pompa untuk menguras air yang menggenangi lahan cabai. Salah satu petani, Anto, mengungkapkan bahwa ia telah memompa air sejak Kamis pagi hingga malam dengan biaya yang tidak sedikit.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Pemerintah Pastikan Beras Premium Dalam Negeri Bebas PPN 12 Persen Dukung Petani

“Udah habis ratusan ribu, Rp350-an, bang. Ya harus dibelain, mesin pompa meraung-raung bang, cabe kita harus diusahakan,” ujar Anto dengan nada kecewa.

Tidak Ada Solusi dari Dinas Pertanian

Ketika ditanya mengenai peran Dinas Pertanian Kabupaten Batu Bara, Anto mengungkapkan bahwa hingga saat ini tidak ada solusi nyata yang diberikan oleh pihak terkait.

“Opo mene? (Apa lagi) Dimana itu dinas pertanian Batu Bara? Apa kerjanya orang itu? Kalau memang mereka peduli, pasti ada bantuan ke kita,” katanya.

Kekecewaan Anto semakin bertambah ketika melihat petugas Dinas Pertanian yang datang ke lokasi banjir pada 16 Januari 2025 hanya sebatas melihat tanpa memberikan solusi konkret.

“Semalam (kemarin) itu petugas pertanian orang dinas cuma nengok (lihat) aja, tunjuk sana sini udah pulang. Entah dimana tanggung jawab mereka, makan gaji aja,” tambahnya.

Harapan Petani

Para petani berharap Pemkab Batu Bara dan Dinas Pertanian segera mengambil langkah nyata untuk membantu mereka mengatasi dampak banjir. Tanpa dukungan dan solusi konkret, keberlangsungan pertanian di Batu Bara akan terus terancam.

Pentingnya Dukungan Pemerintah

Pertanian adalah salah satu sektor penting dalam perekonomian lokal. Ketidakpedulian terhadap masalah yang dihadapi petani dapat berdampak buruk pada produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Diharapkan Pemkab Batu Bara segera mengambil tindakan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait