JurnalLugas.Com – Kegiatan Festival Nasyid dan Al-Barzanzi yang digelar di halaman Pajak Baru Negeri Lama, Kecamatan Bilah Hilir, resmi berakhir dengan sukses. Penutupan acara dilakukan oleh Lurah Negeri Lama, Syarifuddin Nasution, pada Senin, 27 Januari 2025.
Dalam sambutannya, Syarifuddin mengungkapkan rasa bangga terhadap para pemuda Kecamatan Bilah Hilir yang telah bekerja keras menyelenggarakan acara ini. “Saya sangat bangga melihat semangat anak-anak muda kita yang telah membuat acara ini begitu meriah. Saya berharap kegiatan positif seperti ini bisa terus dilanjutkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Puncak Festival Seni Nasyid dan Al-Barzanzi
Festival ini berlangsung selama satu hari dan diikuti oleh peserta dari empat kecamatan, yaitu Kecamatan Bilah Hilir, Panai Hulu, Panai Tengah, dan Panai Hilir. Para peserta memberikan penampilan terbaik mereka dalam seni Nasyid dan Al-Barzanzi untuk meraih predikat juara.
Ketua Persatuan Pemuda Seni Kecamatan Bilah Hilir (PERSI), Asri Siregar, S.Pd., menyampaikan bahwa para pemenang akan menerima penghargaan berupa trofi dan uang tunai. Ia menekankan pentingnya festival ini sebagai sarana untuk melestarikan seni dan budaya Islam di tengah masuknya budaya asing.
“Pelaksanaan festival ini adalah upaya nyata untuk memelihara tradisi seni Islam sekaligus menciptakan pengaruh positif di masyarakat. Diperlukan peran aktif seluruh elemen masyarakat dan pemerintah agar kegiatan seperti ini dapat memberikan dampak yang nyata,” tutur Asri.
Pesan Religius dari Kegiatan Seni
Sekretaris PERSI, Ahmad Fauzi Harahap, S.Pd.I., turut memberikan pandangannya mengenai makna seni dalam kehidupan. “Hidup adalah pilihan, dan seni adalah bagian dari hidup. Seni yang baik adalah seni yang menuntun kita pada kebaikan. Meskipun ada banyak jenis lagu dan budaya yang masuk, kita harus mampu menjaga identitas kita,” katanya.
Pengumuman Juara dan Penutupan Acara
Penutupan acara dihadiri oleh Camat Bilah Hilir yang diwakili, Lurah Negeri Lama beserta istri, MUI Kecamatan Bilah Hilir, dan sejumlah tamu undangan lainnya. Puncak acara diisi dengan pengumuman juara dan pembagian hadiah kepada para pemenang.
Festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi seni, tetapi juga mempererat kebersamaan antarwarga dan menumbuhkan semangat religius di tengah masyarakat. Dengan harapan besar dari berbagai pihak, kegiatan seperti ini diharapkan terus berlanjut di masa depan, menjadi salah satu sarana untuk menjaga seni dan budaya Islam tetap hidup dan relevan.
Untuk informasi lebih lanjut tentang kegiatan seni dan budaya, kunjungi JurnalLugas.Com.
Reza Alpauji






