Rekrutmen Akpol 2025 Transparan Akuntabel dan Bebas Calo Klaim Dedi Prasetyo

JurnalLugas.Com – Proses rekrutmen taruna Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 2025 dipastikan berjalan dengan transparan dan akuntabel. Inspektur Pengawasan Umum (Irwasum) Polri, Komjen Pol. Dedi Prasetyo, menegaskan bahwa setiap peserta dapat melihat hasil tes mereka secara langsung, termasuk hasil peserta lainnya.

Sistem Rekrutmen yang Transparan

Dalam seleksi tahun ini, seluruh tahapan tes dilakukan dengan sistem terbuka. Misalnya, setelah menjalani tes renang atau lari, calon taruna (catar) dapat langsung melihat hasil waktu dan skornya di layar yang tersedia. Begitu pula dengan tes lainnya, sehingga tidak ada celah bagi manipulasi nilai.

Bacaan Lainnya

Metode ini telah diterapkan selama bertahun-tahun untuk memastikan prinsip bersih, transparan, akuntabel, dan humanis dalam seleksi Akpol. Dengan sistem ini, setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk mengevaluasi diri berdasarkan nilai yang ditampilkan secara terbuka.

Calon taruna juga memiliki hak untuk mengajukan koreksi kepada panitia jika merasa ada ketidaksesuaian dalam penilaian. Mereka pun sudah mengetahui bobot nilai dari masing-masing aspek seleksi, seperti akademik, psikologi, dan jasmani, sehingga dapat menghitung skor mereka sendiri secara objektif.

Waspada Terhadap Calo

Komjen Pol. Dedi Prasetyo mengimbau masyarakat agar tidak mempercayai oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan uang. Ia menegaskan bahwa tidak ada jalur khusus dalam seleksi Akpol, sehingga satu-satunya cara untuk lolos adalah dengan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Baca Juga  Kapolri Tunjuk Komjen Dedi Prasetyo Jadi Wakapolri Gantikan Ahmad Dofiri Ini Karirnya

“Sudah banyak kasus masyarakat tertipu oleh calo. Mereka telah membayar sejumlah uang, tetapi akhirnya anak mereka tetap tidak lolos,” ujarnya.

Sebagai bentuk pencegahan, panitia seleksi terus mengedukasi masyarakat bahwa proses seleksi Akpol bertumpu pada kemampuan diri sendiri. Persiapan yang matang dan latihan serius menjadi kunci utama untuk bisa lulus.

Antusiasme Pendaftar Akpol 2025

Hingga 28 Februari 2025, jumlah pendaftar daring untuk taruna Akpol telah mencapai 8.016 orang. Sementara itu, total pendaftar untuk seluruh jenjang seleksi anggota Polri, termasuk Tamtama dan Bintara, mencapai 116.732 orang.

Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo juga menegaskan bahwa tidak ada lagi perbedaan jalur dalam seleksi Akpol. Semua peserta harus melalui jalur reguler yang sama, tanpa adanya kuota khusus atau rekruitmen prioritas lainnya.

Tahapan Seleksi Akpol 2025

Seleksi Akpol dilakukan melalui dua tahap, yakni di tingkat panitia daerah dan panitia pusat.

Tahapan Seleksi di Tingkat Panitia Daerah:

  1. Pemeriksaan administrasi awal
  2. Pemeriksaan kesehatan tahap I
  3. Tes psikologi tahap I (Computer Assisted Test – CAT)
  4. Tes akademik tahap I (CAT) meliputi:
  • Pengetahuan umum
  • Wawasan kebangsaan
  • Tes penalaran numerik
  • Bahasa Indonesia
  1. Tes EKG
  2. Tes jasmani (kesamaptaan A, B, renang, dan pemeriksaan antropometrik)
  3. Sidang penetapan untuk pemeriksaan kesehatan tahap II
  4. Pemeriksaan kesehatan tahap II
  5. Pendalaman PMK dan Tes psikologi tahap II (wawancara)
  6. Pemeriksaan administrasi akhir
  7. Sidang terbuka penetapan kelulusan tingkat daerah
Baca Juga  Komjen Pol Ahmad Dofiri Dari Irwasum Pernah Tangani Indonesia’s Trial of the Century Kini Wakapolri

Tahapan Seleksi di Tingkat Panitia Pusat:

  1. Pemeriksaan administrasi
  2. Pemeriksaan kesehatan tahap I dan II
  3. Pemeriksaan mental dan ideologi (CAT)
  4. Tes akademik (Tes Potensi Akademik dan Bahasa Inggris)
  5. Tes psikologi wawancara
  6. Pendalaman PMK
  7. Tes kesamaptaan jasmani (kesamaptaan A, B, renang, dan antropometrik)
  8. Pemeriksaan penampilan
  9. Sidang terbuka kelulusan tingkat pusat

Rekrutmen Akpol 2025 menegaskan komitmen Polri dalam menjalankan seleksi yang jujur dan transparan. Dengan sistem yang terbuka, peserta dapat melihat hasil tes secara langsung, sehingga tidak ada ruang bagi kecurangan atau percaloan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak tergiur dengan janji-janji oknum yang menawarkan jalan pintas untuk lolos seleksi.

Bagi para calon taruna, persiapan yang matang dan latihan yang serius adalah kunci utama untuk meraih kesuksesan dalam seleksi Akpol. Dengan dedikasi dan usaha yang maksimal, mereka memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari kepolisian yang profesional dan berintegritas.

Baca juga informasi lainnya di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait