Tesla Krisis Saham Anjlok Elon Musk Terancam Diganti Gegara Ini

JurnalLugas.Com – Dewan direksi Tesla Inc. dilaporkan tengah melakukan pencarian calon CEO baru untuk menggantikan Elon Musk, seiring meningkatnya kekhawatiran terhadap keterlibatannya yang terlalu intens dalam urusan politik serta terus menurunnya harga saham perusahaan. Informasi ini pertama kali diungkapkan oleh The Wall Street Journal (WSJ), Rabu (30/4).

Saham Tesla (TSLA) dilaporkan turun hingga 3,6 persen setelah kabar tersebut mencuat. Dewan direksi disebut telah menjalin komunikasi dengan sejumlah firma pencari eksekutif guna menjajaki opsi pergantian kepemimpinan di tubuh Tesla.

Bacaan Lainnya

Langkah ini muncul di tengah situasi internal yang semakin kompleks. Penurunan pendapatan perusahaan yang berkelanjutan, serta sorotan tajam terhadap keterlibatan Musk dalam politik AS, memicu kekhawatiran investor dan pemegang saham. Dewan juga disebut telah meminta Musk untuk lebih fokus mengurus Tesla, ketimbang menghabiskan waktunya untuk aktivitas di luar perusahaan.

Baca Juga  Saham Palantir Technologies Inc (PLTR) Jatuh 9,5% Pekan Ini Valuasi Rp7.500 T Jadi Sorotan Investor

Merespons permintaan tersebut, Elon Musk berjanji akan mendedikasikan lebih banyak waktunya untuk Tesla mulai Mei 2025.

Tahun 2025 menjadi masa yang penuh tantangan bagi produsen mobil listrik terbesar di dunia ini. Penjualan kendaraan Tesla mengalami penurunan tajam, dipicu oleh persaingan yang semakin ketat, melemahnya permintaan global terhadap kendaraan listrik, serta boikot konsumen di Amerika Serikat dan Eropa yang menolak afiliasi politik Musk.

Dalam pernyataannya, Musk juga mengakui bahwa perang dagang antara AS dan Tiongkok menjadi hambatan berat bagi Tesla. Meski begitu, ia berharap kebijakan pemangkasan tarif otomotif dari mantan Presiden Donald Trump dapat membantu mengurangi tekanan yang dihadapi perusahaan.

Baca Juga  PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) Targetkan Raup Dana Segar Rp75 miliar dalam IPO

Dengan kondisi saat ini, arah baru kepemimpinan Tesla menjadi sorotan tajam para analis dan investor global. Pencarian CEO baru dinilai sebagai langkah strategis yang bisa menjadi titik balik bagi masa depan perusahaan.

Untuk informasi berita politik, ekonomi, dan hukum terkini lainnya, kunjungi JurnalLugas.com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait