PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) Targetkan Raup Dana Segar Rp75 miliar dalam IPO

Initial public offering hologram, night panoramic city view of Bangkok. The financial center for multinational corporations in Asia. The concept of boosting the growth by IPO process. Double exposure.

JurnalLugas.Com – PT Gunanusa Eramandiri Tbk (GUNA) tengah melaksanakan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan harga penawaran berkisar antara Rp100 hingga Rp150 per saham. Melalui aksi korporasi ini, perusahaan berpotensi mengumpulkan dana sebesar Rp75 miliar.

Dalam IPO ini, GUNA menawarkan sebanyak 500 juta saham atau setara dengan 20% dari total modal ditempatkan dan disetor. Saat ini, perusahaan sedang menjalani periode penawaran awal atau book building yang berlangsung hingga 26 Juni 2024.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Utang Korporasi Meledak Rp124 Triliun Jatuh Tempo Picu Gelombang Emisi Baru

Dana yang diperoleh dari IPO ini seluruhnya akan digunakan untuk modal kerja atau pengeluaran operasional (opex), termasuk untuk pembelian bahan baku utama seperti kacang almond dan kacang tanah. Pertimbangan utama penggunaan dana ini adalah karena kedua bahan tersebut merupakan komponen utama dalam produk perusahaan.

Panen raya kacang almond terjadi setahun sekali, yaitu dari Agustus hingga Oktober, saat harga almond berada pada titik terendah. Sementara itu, panen kacang tanah terjadi dua kali setahun, yaitu pada Februari serta September hingga Oktober, juga mempengaruhi harga bahan baku ini.

“Kebutuhan perusahaan untuk membeli bahan baku sangat penting guna memenuhi permintaan pelanggan,” ungkap pihak perusahaan pada Jumat, 21 Juni 2024.

GUNA, yang fokus pada produksi makanan berbahan baku kacang tanah dan kacang almond, dijadwalkan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 8 Juli 2024 dengan kode saham GUNA. Masa penawaran umum dijadwalkan berlangsung pada 2-4 Juli 2024, sementara tanggal penjatahan dan distribusi elektronik akan berlangsung pada 4 dan 5 Juli 2024. Dalam proses IPO ini, GUNA menunjuk PT Panin Sekuritas Tbk sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Baca Juga  Dana Asing Masuk Rp3,84 Triliun, CASA Jadi Sasaran Terbesar Sepanjang Pekan
Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait