JurnalLugas.Com – Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) semakin serius dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman. Salah satu langkah strategis yang kini sedang menunggu finalisasi adalah penerapan kurikulum Coding dan Artificial Intelligence (AI) di sekolah.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, mengungkapkan bahwa kurikulum inovatif tersebut akan segera diterapkan setelah keluarnya Peraturan Menteri (Permen) yang saat ini sedang dalam tahap harmonisasi antarinstansi.
“Sekarang tinggal menunggu terbitnya Peraturan Menteri. Kalau proses harmonisasi dengan Kementerian Hukum sudah selesai, maka akan segera kami terbitkan,” ujar Mu’ti saat menghadiri kegiatan Jalan Sehat dalam rangka Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, Minggu (18/5/2025).
Naskah Akademik dan Uji Publik Telah Rampung
Mu’ti menegaskan bahwa tahapan teknis menuju implementasi kurikulum ini telah dijalankan dengan matang. Mulai dari penyusunan naskah akademik, pelaksanaan uji publik, hingga penentuan capaian pembelajaran, semuanya telah dituntaskan.
“Jadi sekarang tinggal tunggu harmonisasi selesai. Insya Allah begitu Peraturan Menteri diterbitkan, kita langsung jalankan kurikulum ini,” tambahnya.
Kurikulum Bertahap dan Bersifat Opsional
Berbeda dengan kurikulum wajib lainnya, pelajaran Coding dan AI ini akan diterapkan secara bertahap dan bersifat opsional. Artinya, tidak semua sekolah akan langsung mengadopsinya, dan tidak pula menjadi mata pelajaran wajib bagi seluruh siswa.
“Sudah kami sampaikan dari awal, pelaksanaan kurikulum ini bertahap dan bersifat pilihan. Guru-guru yang sudah kami latih nanti yang akan mengimplementasikannya di sekolah masing-masing,” jelas Mu’ti.
Langkah ini diambil untuk memastikan kesiapan satuan pendidikan dan tenaga pendidik dalam menghadirkan pembelajaran berbasis teknologi mutakhir secara optimal dan tidak tergesa-gesa.
Transformasi Pendidikan Menyongsong Era Digital
Masuknya materi Coding dan AI dalam sistem pendidikan nasional menjadi tonggak penting dalam transformasi pendidikan di Indonesia. Hal ini tidak hanya meningkatkan literasi teknologi siswa, tetapi juga menyiapkan generasi muda menghadapi revolusi industri 4.0 dan 5.0 yang kian cepat.
Dengan pendekatan bertahap dan adaptif, Kemendikdasmen berupaya memastikan kualitas pembelajaran tetap terjaga, tanpa menimbulkan beban tambahan bagi sekolah yang belum siap secara infrastruktur dan sumber daya manusia.
Untuk berita terkini seputar kebijakan pendidikan nasional dan isu penting lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.






