KTT ASEAN ke-46 Resmi Dibuka di Malaysia Bahas Masa Depan ASEAN 2045 dan Kerja Sama Global

JurnalLugas.Com – Malaysia menjadi tuan rumah Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN ke-46 yang resmi dimulai pada Senin, 26 Mei 2025. Para kepala negara dan pemerintahan dari negara-negara anggota ASEAN berkumpul di Kuala Lumpur dalam pertemuan penting yang menyoroti upaya bersama membangun masa depan kawasan yang inklusif dan berkelanjutan.

Agenda hari pertama berlangsung padat. Sesi pleno menjadi pembuka rangkaian acara, di mana para pemimpin membahas tantangan global dan regional, prioritas strategis kawasan, serta langkah-langkah konkret untuk memperkuat persatuan ASEAN. Sesi ini dilanjutkan dengan sesi retreat yang lebih tertutup, memberi ruang diskusi mendalam antar pemimpin negara.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  20 Orang Dirawat Akibat Kebocoran Bahan Kimia di Bandara Internasional Kuala Lumpur Malaysia

Selain itu, sejumlah pertemuan dialog strategis juga dijadwalkan, termasuk Pertemuan Pemimpin ASEAN dengan Perwakilan Majelis Antar Parlemen ASEAN (AIPA), dialog dengan Perwakilan Pemuda ASEAN, dan diskusi dengan Dewan Penasihat Bisnis ASEAN (ASEAN-BAC). Pertemuan-pertemuan ini menjadi wujud keterlibatan lintas sektor dalam memperkuat fondasi komunitas ASEAN yang kohesif dan inklusif.

Fokus utama hari pertama KTT adalah penandatanganan Deklarasi Kuala Lumpur tentang ASEAN 2045: Masa Depan Kita Bersama, sebuah dokumen strategis yang menggarisbawahi visi jangka panjang kawasan menuju dua dekade mendatang. Hari pertama akan ditutup dengan jamuan gala dinner sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu negara.

Mengusung tema Inklusivitas dan Keberlanjutan, KTT kali ini juga menandai kali kelima Malaysia menjabat sebagai Ketua ASEAN, setelah sebelumnya mengemban peran tersebut pada tahun 1977, 1997, 2005, dan 2015.

Baca Juga  Retorika Pertahanan Total Prabowo Dinilai Berseberangan Arah Kebijakan Pemerintahannya

Rangkaian pertemuan akan berlanjut pada hari kedua dengan dua forum penting: KTT ASEAN-GCC ke-2 dan KTT ASEAN-GCC-China pertama. Kedua pertemuan ini dipandang sebagai langkah strategis dalam memperluas kerja sama regional dan antar-kawasan, khususnya dalam menghadapi dinamika geopolitik global.

Ikuti perkembangan selengkapnya hanya di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait