JurnalLugas.Com – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menepis kabar yang menyebut Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo akan digantikan dalam waktu dekat. Ia menegaskan bahwa Kapolri masih aktif menjalankan tugasnya, termasuk rutin memberikan laporan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.
“Kemarin baru saja (Kapolri) menghadap Pak Presiden memberikan laporan bulanan seperti biasanya,” ungkap Teddy kepada wartawan di Jakarta, Rabu 04 Juni 2025.
Lebih lanjut, Seskab menyampaikan bahwa Kapolri turut dijadwalkan mendampingi Presiden dalam kunjungan kerja ke Bengkayang, Kalimantan Barat, Kamis (5/6), dalam rangka menghadiri acara panen raya jagung.
“Pak Kapolri juga akan ikut dalam kunjungan kerja Presiden ke Kalimantan Barat, mau meninjau panen jagung,” ujar Teddy.
Presiden Prabowo dijadwalkan bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma pada Kamis pagi menuju Kalimantan Barat. Panen raya jagung tersebut juga berlangsung serentak di sejumlah wilayah, sebagai bagian dari upaya percepatan swasembada pangan nasional.
Kapolri Listyo Sigit telah lebih dulu tiba di Bengkayang untuk memastikan kesiapan lokasi dan pengamanan kegiatan tersebut.
“Kehadiran kami di Kalimantan Barat merupakan wujud komitmen Polri dalam mendukung program-program strategis nasional, khususnya di sektor pertanian dan ketahanan pangan,” ujar Kapolri.
Polri Dukung Swasembada Pangan
Panen raya jagung ini menjadi salah satu titik fokus pemerintahan Presiden Prabowo dalam mewujudkan kemandirian pangan. Kepolisian Republik Indonesia, melalui berbagai inisiatif, turut serta dalam mengelola lahan pertanian sebagai bentuk dukungan konkret terhadap agenda strategis nasional.
Namun, dalam beberapa hari terakhir, muncul spekulasi mengenai pergantian pucuk pimpinan Polri. Nama Irjen Pol. Rudi Darmoko, yang saat ini menjabat sebagai Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT), ramai disebut sebagai calon kuat pengganti Listyo Sigit.
Menanggapi rumor tersebut, Irjen Rudi memilih merendah dan tak memberikan komentar lebih jauh.
“Saya tunggu perintah pimpinan saja. Saat ini saya menjabat sebagai Kapolda NTT dan tugas saya melaksanakan tugas yang diberikan,” katanya saat diwawancarai di Kupang, Selasa (3/6).
Dengan klarifikasi langsung dari Seskab dan agenda resmi Kapolri yang terus berjalan, isu pergantian ini tampaknya belum memiliki dasar kuat secara faktual.
Baca berita selengkapnya hanya di: JurnalLugas.Com






