5 Saham Paling Cuan Top Gainers Juni ARCI KRAS hingga TOBA Melejit Meski IHSG Tertekan

JurnalLugas.Com — Di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah yang menekan pasar global, sejumlah saham justru mencatat kinerja gemilang sepanjang Juni 2025. Data perdagangan menunjukkan, beberapa emiten mencatatkan lonjakan harga yang jauh melampaui pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang justru melemah 4,05% dan ditutup di level 6.897,40 per Kamis (26/6).

Menempati posisi teratas top gainers adalah saham PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), yang meroket 57,97% selama Juni. Emiten tambang emas milik Grup Rajawali ini diuntungkan oleh kenaikan harga emas global hampir 30% sepanjang tahun ini. Emas menjadi aset lindung nilai yang dicari di tengah ketidakpastian global, terutama oleh bank sentral dunia.

Bacaan Lainnya

“Kondisi keuangan Archi kini jauh membaik, sehingga proses penjualan saham pengendali dihentikan,” ungkap seorang sumber internal Rajawali yang enggan disebutkan namanya.

Rajawali Corp, yang menguasai sekitar 85% saham ARCI, sebelumnya menggandeng penasihat keuangan untuk proses divestasi dan membidik valuasi hingga USD1 miliar. Namun keputusan tersebut kini direvisi setelah ARCI mencetak laba bersih USD10,3 juta pada kuartal I/2025, berbalik dari rugi USD4,2 juta di periode sama tahun sebelumnya.

Baca Juga  Saham SSIA Meroket Usai Diborong Grup Djarum Ini Alasannya

Untuk memperkuat bisnis, ARCI mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar USD80 juta pada 2025. Dana ini akan digunakan untuk eksplorasi tambang baru serta pengembangan proyek energi panas bumi sebagai lini bisnis baru.

Posisi kedua top gainers ditempati oleh saham PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) yang melonjak 55,40%. Lonjakan ini diperkirakan terkait sentimen positif restrukturisasi perusahaan BUMN yang digaungkan pemerintah.

Sementara itu, PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) mencatatkan kenaikan harga saham sebesar 54,51%, menempati urutan ketiga. Perusahaan tengah dalam proses transformasi menuju energi hijau dan bisnis berkelanjutan, termasuk kendaraan listrik dan pengelolaan limbah.

“TOBA telah menerbitkan obligasi senilai Rp150 miliar sebagai bagian dari program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) tahap I,” ujar Mirza Hippy, SVP Corporate Finance & Investor Relations TOBA.

Baca Juga  IHSG Anjlok 4,73% Sepanjang Pekan, NZIA Meledak 110% Pimpin Saham Top Gainers BEI

Sebanyak Rp89 miliar dari hasil penerbitan akan dialokasikan ke anak usaha tidak langsung, Asia Medical Enviro Services (AMES) di Singapura, yang bergerak di sektor pengelolaan limbah industri.

Tak hanya itu, saham PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) milik Grup Bakrie juga menonjol dengan lonjakan 51,82%. Disusul saham PT Fore Kopi Indonesia Tbk (FORE), yang terkenal dengan produk minuman kekinian, naik sebesar 49,76%.

Meski IHSG mengalami tekanan sepanjang Juni akibat situasi eksternal, pergerakan saham-saham tertentu tetap menunjukkan bahwa investor selektif masih memburu sektor-sektor strategis yang berpotensi cuan tinggi, terutama yang berkaitan dengan energi dan logam mulia.

Untuk berita ekonomi dan pasar modal lainnya, kunjungi JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait