PT Sidomulyo Selaras (SDMU) Tawarkan 2,2 Miliar Saham Baru Lunasi Utang Jumbo Rp61 Miliar

JurnalLugas.Com – PT Sidomulyo Selaras Tbk (SDMU) bakal melepas lebih dari 2,2 miliar saham baru lewat skema private placement demi melunasi utang jumbo yang menekan neraca perusahaan. Persetujuan atas aksi korporasi ini akan dimintakan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 22 Juli 2025.

Dalam dokumen prospektus yang dirilis Rabu (16/7/2025), perseroan berencana menerbitkan tepatnya 2.272.245.762 lembar saham Seri B dengan harga pelaksanaan Rp27 per saham. Saham baru ini akan mewakili 66,68 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah aksi rampung.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC) Siap Bayarkan Obligasi Rp400 Miliar

Dana hasil private placement akan digunakan untuk mengonversi utang senilai Rp61,35 miliar kepada salah satu kreditur utama, Tjoe Mien Sasminto. Utang tersebut sebelumnya berasal dari pengalihan kewajiban oleh SC Lowy Primary Investments Ltd dan Layman Holdings Pte Ltd.

Manajemen menyebut, aksi ini tidak hanya menurunkan beban utang, tetapi juga menjadi solusi jangka panjang bagi keuangan perusahaan. “Kami menyepakati konversi utang menjadi saham dengan harga Rp27 per lembar. Sisa kewajiban senilai Rp7 akan diselesaikan secara tunai,” ujar perwakilan manajemen SDMU dalam keterangan resmi yang telah disusun ulang oleh redaksi.

Dengan aksi ini, pemegang saham eksisting harus bersiap mengalami dilusi kepemilikan hingga 66,6 persen. Namun, manajemen menggarisbawahi bahwa ini adalah pengorbanan strategis demi menyelamatkan fundamental perusahaan.

Baca Juga  Saham CBRE Melejit 87 Persen Pimpin Top Gainers Sepekan BEI

“Aksi konversi utang ini kami pandang sebagai jalan keluar agar SDMU bisa kembali bernapas lega dan fokus mengembangkan bisnis inti tanpa terbebani tekanan finansial berkepanjangan,” lanjut manajemen.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan serta membuka ruang ekspansi setelah kondisi keuangan lebih stabil.

Berita dan perkembangan selengkapnya bisa dibaca di JurnalLugas.Com.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait