JurnalLugas.Com – PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) resmi memperluas portofolio bisnisnya dengan mendirikan dua anak usaha baru yang akan bergerak di sektor logistik dan ketenagalistrikan. Langkah ini dinilai sebagai strategi penting dalam memperkuat daya saing perseroan di tengah dinamika industri nasional.
Dua entitas baru yang dibentuk yakni PT Aracord Logistik Nusantara (ALN) dan PT Aracord Power Nusantara (APN). Berdasarkan laporan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), RONY memegang 99 persen saham pada masing-masing anak perusahaan tersebut.
Fokus Bisnis Anak Perusahaan
ALN akan diarahkan untuk menangani sektor logistik yang mendukung aktivitas utama perseroan. Sementara APN diposisikan di sektor ketenagalistrikan yang kian krusial dalam menopang pertumbuhan industri dan kebutuhan masyarakat.
Manajemen RONY menyebutkan bahwa kehadiran kedua anak usaha ini diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas, memperkuat posisi strategis perusahaan, serta mendorong keberlanjutan kinerja keuangan. Menurut manajemen, strategi tersebut menjadi bagian dari upaya jangka panjang untuk menyiapkan RONY dalam menghadapi persaingan global.
Perubahan Identitas Perusahaan
Transformasi ini melanjutkan langkah besar RONY setelah sebelumnya berganti nama dari PT Aesler Grup Internasional Tbk. Perubahan identitas dilakukan pasca masuknya investor baru, Honour Accord, yang kini menjadi pemegang kendali perusahaan.
Sejalan dengan perubahan itu, perseroan mengumumkan rencana pergeseran fokus usaha menuju energi baru terbarukan (EBT) dan logistik, dua sektor yang dinilai memiliki prospek pertumbuhan signifikan dalam beberapa tahun ke depan.
Selain nama, alamat kantor utama juga berpindah. Dari yang sebelumnya berada di Noble House, Mega Kuningan, Jakarta Selatan, kini berlokasi di Menara Astra, Lantai 23 Zona F, Jakarta Pusat.
Restrukturisasi Manajemen
Tak hanya dari sisi identitas, perubahan juga terjadi pada jajaran direksi dan komisaris. Kursi Direktur Utama yang sebelumnya ditempati Teny Sity Febryani kini resmi dijabat oleh Chen Guang.
Seorang pengamat pasar menilai, restrukturisasi manajemen yang dilakukan RONY menunjukkan keseriusan perseroan dalam mengimplementasikan strategi baru. Menurutnya, sektor logistik dan energi memiliki daya tarik besar karena menopang aktivitas ekonomi nasional. Ia menambahkan, jika dijalankan dengan efisiensi dan kolaborasi strategis, langkah ini dapat meningkatkan nilai tambah bagi para pemegang saham.
Kehadiran ALN dan APN diperkirakan membuka peluang sinergi dengan mitra bisnis lain, baik perusahaan swasta maupun lembaga pemerintah. Pasar logistik di Indonesia masih menunjukkan pertumbuhan yang kuat, terutama dengan meningkatnya kebutuhan distribusi di era digital. Sementara sektor ketenagalistrikan semakin vital seiring dengan naiknya permintaan energi untuk industri dan rumah tangga.
Dengan pijakan baru ini, RONY optimistis mampu mencatatkan kinerja yang lebih solid. Perusahaan menargetkan transformasi bisnis yang tidak hanya memperkuat pondasi internal, tetapi juga meningkatkan kepercayaan publik serta investor terhadap arah strategi jangka panjangnya.
Baca berita terkini lainnya hanya di 👉 JurnalLugas.Com






