Reshuffle Kabinet Nama Djamari Chaniago Masuk Bursa Menko Polkam Ini Respons Bappisus

JurnalLugas.Com – Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus), Aris Marsudiyanto, angkat bicara terkait isu purnawirawan TNI, Djamari Chaniago, yang ramai disebut bakal masuk kabinet sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam).

Aris menegaskan, urusan pergantian menteri merupakan kewenangan penuh Presiden Prabowo Subianto.

Bacaan Lainnya

Menurut Aris, ia tidak bisa mengomentari lebih jauh soal nama-nama yang beredar karena keputusan reshuffle kabinet hanya bisa dipastikan langsung oleh Presiden. “Soal siapa yang akan dipilih itu bukan ranah saya. Itu hak konstitusional Presiden sepenuhnya,” jelasnya di Istana Kepresidenan, Selasa (16/9/2025).

Presiden Cari Figur Terbaik

Aris juga menekankan bahwa Presiden Prabowo memiliki pertimbangan sendiri dalam menentukan sosok yang tepat mengisi jabatan strategis tersebut. Menurutnya, kursi Menko Polkam sangat penting karena berkaitan langsung dengan stabilitas nasional.

Baca Juga  Strategi Prabowo Amnesti 44.000 Narapidana Mulai Jadi Petani Hingga Ikut Komcad

“Yang pasti, Presiden akan memilih figur yang dianggap mampu dan terbaik untuk bangsa. Itu semata-mata demi kepentingan negara,” ujar Aris.

Jabatan Sementara Sjafrie Sjamsoeddin

Sejak pencopotan Budi Gunawan, posisi Menko Polkam sementara dipegang oleh Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin. Aris menjelaskan, penunjukan Sjafrie bersifat ad interim dan tidak terikat pada waktu tertentu.

“Jabatan sementara ini bisa berlangsung singkat atau lebih lama, semua tergantung kebutuhan Presiden,” terangnya.

Pelantikan Masih Menunggu Istana

Terkait rumor pelantikan Menko Polkam dan Menteri Pemuda dan Olahraga pada Rabu (17/9), Aris menuturkan bahwa hal itu masih menunggu pernyataan resmi dari Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi.

Profil Djamari Chaniago

Nama Djamari Chaniago dikenal luas di kalangan militer. Alumni AKABRI 1971 ini pernah mengemban sejumlah jabatan strategis, di antaranya:

Baca Juga  Prabowo Bicara Korupsi di Peringatan Nuzulul Qur’an Komitmen Kekayaan Negara Kembali ke Rakyat
  • Panglima Kostrad (23 Mei 1998 – 24 November 1999)
  • Wakil Kepala Staf TNI AD (9 November 1999 – 1 Maret 2000)
  • Kepala Staf Umum TNI (8 Maret 2000 – 16 Maret 2004)

Letnan Jenderal (Purn) Djamari lahir di Padang, Sumatera Barat, pada 8 April 1949 dan kini berusia 76 tahun.

Publik kini menantikan langkah Presiden Prabowo: apakah benar Djamari akan dipercaya untuk memegang kursi Menko Polkam atau ada nama lain yang akan dipilih?

Baca berita selengkapnya hanya di JurnalLugas.Com

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait