JurnalLugas.Com — Jalur Gaza kembali menjadi saksi penderitaan mendalam akibat agresi militer Israel. Sekretaris Jenderal Gulf Cooperation Council atau Dewan Kerja Sama Teluk (GCC), Jasem Mohamed Albudaiwi, mengecam keras aksi brutal yang dilakukan pasukan pendudukan terhadap warga Palestina.
Dalam pernyataannya, Jasem menegaskan bahwa tindakan Israel tidak hanya melukai kemanusiaan, tetapi juga menjadi bukti nyata pola pikir agresif yang bertujuan menyingkirkan masyarakat Palestina dari tanahnya sendiri.
“Kejahatan mengerikan terhadap rakyat Palestina yang tak berdaya ini mencerminkan pola pikir agresif pasukan penjajah. Tindakan tersebut adalah tantangan serius bagi seluruh komunitas internasional, negara-negara, serta lembaga dunia,” tegas Jasem.
Kebijakan Sistematis Zionis
Sekjen GCC menilai, serangan berulang terhadap Gaza bukanlah insiden sporadis melainkan kebijakan yang terstruktur. Menurutnya, aksi militer tersebut bertujuan memusnahkan dan mengusir rakyat Palestina sekaligus merusak peluang perdamaian di kawasan.
Ia menambahkan bahwa pola serangan yang dijalankan Israel mengarah pada pembersihan etnis serta bentuk nyata hukuman kolektif terhadap penduduk sipil.
“Tindakan-tindakan ini adalah kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan. Hal tersebut tidak dapat dibenarkan, apalagi diabaikan,” ungkapnya.
Kritik Terhadap Sikap Internasional
Lebih lanjut, Jasem juga menyoroti lemahnya respons global atas eskalasi kekerasan yang terjadi. Menurutnya, sikap bungkam dan ketiadaan langkah tegas dari komunitas internasional justru memberi ruang bagi Israel untuk terus melanjutkan praktik kekerasannya.
“Ketidakmampuan dunia dalam memenuhi tanggung jawab moral dan politiknya mendorong pendudukan melanjutkan praktik kriminal ini,” ujar Sekjen GCC.
Seruan Aksi Global
Mengakhiri pernyataannya, Jasem mendesak dunia internasional agar segera mengambil langkah nyata. Ia menekankan pentingnya aksi kolektif yang efektif guna menghentikan pelanggaran di Gaza serta membawa pelaku kejahatan ke meja hijau pengadilan internasional.
Dengan nada tegas, ia menyerukan agar penderitaan rakyat Palestina tidak lagi diabaikan, sebab tragedi kemanusiaan di Gaza merupakan ujian besar bagi komitmen dunia terhadap nilai keadilan dan perdamaian.
Baca berita selengkapnya hanya di JurnalLugas.Com






