Petani Batu Bara, “Jangan Masukkan Kami di Agenda Politik Pejabat”

Lahan pertanian cabai Batu bara
Foto : Lahan Pertanian Cabai Petani Batu Bara

JurnalLugas.Com – Petani cabai dan padi di Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, meminta elit politik baik di tingkat Sumut maupun nasional untuk tidak menjadikan petani sebagai alat politik.

Menurut mereka, selama ini petani hanya digunakan sebagai instrumen untuk mendongkrak elektabilitas pejabat, sementara kinerja pemerintah belum dirasakan secara nyata oleh masyarakat pertanian.

Bacaan Lainnya
Baca Juga  Diduga Aksi Harga Gantung Tengkulak Cabai Batu Bara Rugikan Petani

“Tolong jangan masukan kami di agenda politik pak pejabat, bangun trust ke petani secara nyata dulu,” ujar Suprianto, Selasa, 25 November 2025.

Petani juga menilai, politisasi yang terjadi selama ini cenderung merugikan mereka, apalagi dinas terkait dinilai belum maksimal dalam melayani petani.

“Ketika pejabat datang, ngomong ini itu alhasil besok harga cabai hancur, pejabat datang pada saat tanam dan panen saja dan mana pernah datang pas lagi kebanjiran atau kekeringan, itulah pejabat kita,” katanya.

Baca Juga  DPR Desak RUU Perampasan Aset Disahkan Doli Bahaya Kriminalisasi Politisasi

“Program pemerintah apa yang mendongkrak ekonomi petani? Mungkin untuk kelompoknya sebagian kecil petani itu yang dekat dengan mereka,” jelasnya.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait