JurnalLugas.Com — PT PP Properti Tbk (PPRO), anak usaha PTPP di sektor pengembangan properti, resmi menetapkan dua wajah baru dalam jajaran komisaris independen. Keputusan itu diambil melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar pada Jumat, 28 November 2025.
Langkah penyegaran struktur organisasi ini diklaim sebagai upaya memperkuat penerapan Good Corporate Governance (GCG) sekaligus menjaga arah bisnis perusahaan di tengah dinamika persaingan industri properti nasional.
Corporate Secretary PPRO, A. Pratiwi, menegaskan bahwa manajemen menempatkan kepastian tata kelola dan kesinambungan bisnis sebagai prioritas utama. “Dengan formasi manajemen yang baru, perseroan memastikan stabilitas operasional tetap terjaga dan strategi bisnis dijalankan secara konsisten, terukur, serta berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan resmi yang dirilis Selasa, 2 Desember 2025.
Dua Komisaris Independen Baru
Dalam keputusan RUPSLB tersebut, dua tokoh resmi ditetapkan sebagai komisaris independen baru:
- Ronaldy Samuel Sinurat
- Abdul Rahman
Keduanya diharapkan memberikan perspektif independen dalam proses pengawasan dan pengambilan keputusan strategis, terutama terkait pengembangan portofolio properti PPRO yang terus berekspansi di sejumlah wilayah.
Pengangkatan dua nama ini sekaligus menegaskan komitmen Perseroan untuk menjaga transparansi dan profesionalitas dalam setiap lini pengelolaan perusahaan.
Susunan Pengurus Baru PPRO
Dewan Komisaris
- Komisaris Utama: Fakhrul Ulum
- Komisaris Independen: Ronaldy Samuel Sinurat
- Komisaris Independen: Abdul Rahman
Dewan Direksi
- Direktur Utama: Dyah Rahadyannie
- Direksi: Nurjaman
- Direksi: Ikhwan Putra Pradhana
Memperkuat Arah Bisnis di 2025–2026
Dengan susunan baru ini, PPRO menargetkan tata kelola yang lebih adaptif dan strategi ekspansi yang lebih solid. Perseroan tengah fokus mempercepat pembangunan proyek-proyek hunian, kawasan komersial, serta pengembangan aset properti yang memiliki potensi pertumbuhan jangka panjang.
Manajemen juga menegaskan bahwa penguatan struktur organisasi ini merupakan bagian dari persiapan perusahaan untuk menghadapi kondisi pasar 2026 yang diprediksi semakin kompetitif.
Selengkapnya kunjungi: https://JurnalLugas.Com






