JurnalLugas.Com — Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Hong Kong memastikan 129 warga negara Indonesia (WNI) selamat dalam insiden kebakaran yang melanda kompleks apartemen Wang Fuk Court, Tai Po, pada Rabu, 26 November 2025. Peristiwa tersebut menjadi salah satu insiden paling mematikan yang melibatkan komunitas pekerja migran Indonesia di wilayah tersebut.
Dalam keterangan resmi, Kamis, 04 Desember 2025, KJRI menyampaikan bahwa dari perkiraan 140 WNI yang tinggal di area hunian tersebut, sebagian besar berhasil dievakuasi.
“Sebanyak 129 WNI dinyatakan selamat,” ujar perwakilan KJRI.
Korban Meninggal Bertambah, Satu WNI Masih Hilang
Hingga laporan terakhir, KJRI mencatat adanya sembilan WNI meninggal dunia, sementara satu orang masih menjalani perawatan di rumah sakit, dan satu lainnya belum ditemukan. Otoritas Hong Kong terus melakukan operasi penyisiran di blok hunian yang mengalami kerusakan paling parah.
KJRI menegaskan bahwa proses identifikasi dan pencarian akan terus dilakukan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.
“Otoritas setempat masih melanjutkan investigasi dan kemungkinan jumlah korban jiwa bisa bertambah,” ujar pejabat KJRI.
Tim Koordinasi Keluarga Dibentuk untuk Pemulangan Jenazah
Pada Minggu, 30 November 2025, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne M, memastikan bahwa KJRI telah membentuk tim koordinasi keluarga untuk menangani proses pemulangan jenazah para korban.
Tim ini bertugas memastikan setiap informasi penting sampai ke keluarga korban secara cepat dan akurat. Mulai dari proses identifikasi, dokumen administratif, hingga pengaturan pemulangan jenazah ke Indonesia.
“Fokus utama kami adalah memastikan seluruh keluarga mendapatkan kepastian dan pendampingan penuh,” ujar Yvonne M.
Kementerian dan KJRI Kawal Proses Hingga Tuntas
Kemenlu menegaskan bahwa pendampingan terhadap korban selamat maupun keluarga korban meninggal akan terus diberikan. Selain itu, KJRI Hong Kong terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah setempat untuk memastikan seluruh hak-hak korban dipenuhi.
Insiden kebakaran di Wang Fuk Court kembali mengingatkan akan pentingnya sistem keamanan hunian bagi pekerja migran Indonesia di luar negeri. Pemerintah memastikan komunikasi intensif akan terus dilakukan hingga seluruh proses selesai.
Selengkapnya kunjungi: https://JurnalLugas.Com






