JurnalLugas.Com — PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) kembali melakukan langkah besar untuk memperkokoh bisnis intinya di sektor Fiber-to-the-Home (FTTH). Perusahaan resmi menyuntikkan modal sebesar Rp807,5 miliar kepada entitas usahanya, PT Dharma Sinar Semesta (DSS).
Aksi korporasi ini dilakukan melalui skema berlapis, dimulai dari PT Jaringan Infra Andalan (JIA) anak usaha WIFI serta PT Investasi Jaringan Nusantara (IJN), sebelum akhirnya dana tersebut masuk ke DSS.
“Peningkatan modal yang dilakukan IJN kepada DSS sebesar Rp807,5 miliar, dan hal ini akan memperkuat bisnis DSS,” ujar Dirut Surge, S. Ong dalam keterbukaan informasi, Sabtu (6/12/2025).
Modal DSS Melonjak Drastis
Setoran dana jumbo tersebut membuat struktur permodalan DSS meningkat signifikan.
- Modal dasar naik dari Rp55 miliar menjadi Rp3,4 triliun.
- Modal ditempatkan dan disetor melonjak menjadi Rp862,5 miliar.
Tambahan modal ini menjadi yang kedua kalinya diterima DSS dalam dua tahun terakhir. Sebelumnya, pada November 2024, WIFI juga telah mengalokasikan dana Rp53,44 miliar untuk tujuan serupa.
Perkuat Ujung Tombak Bisnis Lewat TKP
DSS merupakan induk dari PT Telemedia Komunikasi Pratama (TKP), perusahaan yang menjadi kunci strategi Surge terkait ekspansi jaringan. TKP sebelumnya diakuisisi dari PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) pada Juni 2024 dengan nilai transaksi Rp20,65 miliar.
TKP kini menjadi pilar penting dalam partisipasi grup dalam lelang frekuensi 2,4 GHz, yang dinilai strategis untuk memperluas layanan internet berbasis fiber dan konektivitas modern.
Dengan suntikan modal besar ini, Surge menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem digital nasional melalui pembangunan infrastruktur internet berkualitas tinggi.
Selengkapnya kunjungi: JurnalLugas.Com






