JurnalLugas.Com — Warga Dusun 7 Simpang Nangka, Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Limapuluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, menyampaikan rasa kecewa sekaligus sindiran pedas kepada Pemerintah Desa (Pemdes) Lubuk Cuik. Mereka mengaku “bahagia” atas jawaban Pemdes yang dinilai penuh alasan dan tidak memberikan kepastian terkait pembangunan infrastruktur di dusun mereka.
“Ya kami Bahagia, iya kami dijanjikan ada pembangunan di dusun kami, tapi nyatanya omong kosong,” ujar seorang warga Dusun 7 Simpang Nangka, Sabtu 06 Desember 2025.
Keluhan warga mencuat setelah Pemdes Lubuk Cuik menyampaikan alasan bahwa pembangunan belum dapat direalisasikan karena menunggu perubahan anggaran Dana Desa.
“Kalau ada perubahan bisa semua karena bekerja menurut P.APB.DES,” jelas Pj Kepala Desa Lubuk Cuik, M. Yasin Daulay.
Namun, pernyataan tersebut justru semakin memicu kritik. Warga menilai bahwa Pemdes Lubuk Cuik tidak memiliki niat untuk membangun Dusun 7 Simpang Nangka. Hal itu terlihat dari tidak adanya satupun pembangunan yang menyentuh wilayah tersebut sepanjang tahun 2025.
Padahal, Dana Desa Lubuk Cuik diketahui mencapai Rp1,5 miliar, namun manfaatnya tidak pernah dirasakan oleh masyarakat Simpang Nangka.
“Dana desa habis, pembangunan jalan minta gorong-gorong sampai habis 2025 tak juga ada,” pungkas warga yang kesal.
Warga berharap Pemdes tidak lagi memberikan janji kosong dan segera merealisasikan pembangunan dasar seperti perbaikan jalan dan pemasangan gorong-gorong yang telah bertahun-tahun diusulkan.
Baca Berita seputar Desa di JurnalLugas.Com






