JurnalLugas.Com — Menjadi anggota Brigade Mobil (Brimob) Polri adalah impian banyak anak muda di Indonesia. Selain dikenal sebagai satuan elite dengan tugas berisiko tinggi, profesi ini juga menawarkan gaji tetap, tunjangan, dan jenjang karier yang jelas. Lantas, berapa gaji Brimob baru jebol atau Brimob lulusan baru?
Secara lengkap mengenai gaji Brimob pemula, tunjangan yang menyertainya, hingga potensi penghasilan tambahan yang bisa didapat.
Status Brimob Baru Jebol: Masih Bintara Polri
Brimob lulusan baru umumnya berpangkat Bhayangkara Dua (Bharada) atau Bhayangkara Satu (Bharatu), tergantung jalur pendidikan yang ditempuh. Secara struktur, mereka masih masuk kategori Bintara Polri dan berada di golongan kepangkatan terendah.
Gaji Pokok Brimob Lulusan Baru
Gaji pokok Brimob baru jebol mengacu pada Peraturan Pemerintah tentang gaji anggota Polri. Berikut kisaran gajinya:
- Bharada (Masa kerja 0–1 tahun): sekitar Rp1,7 juta – Rp1,8 juta per bulan
- Bharatu: sekitar Rp1,8 juta – Rp2 juta per bulan
Besaran ini merupakan gaji pokok, belum termasuk berbagai tunjangan resmi yang diterima setiap bulan.
Tunjangan yang Diterima Brimob Baru Jebol
Meski gaji pokok terlihat relatif kecil, penghasilan Brimob meningkat signifikan berkat tunjangan. Beberapa tunjangan utama yang diterima Brimob lulusan baru antara lain:
- Tunjangan Kinerja (Tukin)
Besarnya tergantung kelas jabatan dan penilaian kinerja. Untuk anggota Brimob berpangkat rendah, tukin bisa mencapai Rp2 juta – Rp3 jutaan per bulan. - Tunjangan Beras dan Keluarga
Diberikan bagi anggota yang sudah berkeluarga, termasuk istri dan anak sesuai ketentuan. - Tunjangan Risiko dan Operasi
Brimob kerap terlibat tugas berisiko tinggi. Saat penugasan khusus, anggota bisa menerima uang saku operasi yang nilainya bervariasi. - Uang Makan dan Uang Lapangan
Diberikan saat bertugas di lapangan atau mengikuti operasi tertentu.
Total Penghasilan Brimob Baru Jebol
Jika digabungkan antara gaji pokok dan tunjangan, total penghasilan Brimob lulusan baru bisa mencapai:
- Sekitar Rp4 juta – Rp6 juta per bulan, tergantung lokasi penugasan dan jenis tugas yang dijalani.
Jumlah ini dapat bertambah saat anggota sering terlibat operasi pengamanan, penugasan daerah rawan, atau kegiatan khusus lainnya.
Faktor yang Mempengaruhi Besaran Gaji Brimob
Besaran gaji dan tunjangan Brimob tidak selalu sama. Beberapa faktor yang memengaruhinya antara lain:
- Pangkat dan masa kerja
- Lokasi penugasan
- Frekuensi operasi lapangan
- Status keluarga
- Penilaian kinerja individu
Semakin tinggi pangkat dan jam terbang, maka penghasilan Brimob akan semakin besar.
Prospek Karier dan Kenaikan Gaji
Karier di Korps Brimob tergolong menjanjikan. Kenaikan pangkat dilakukan secara berkala sesuai masa dinas dan prestasi. Dengan naik pangkat, gaji pokok dan tunjangan otomatis ikut meningkat, bahkan bisa berlipat ganda saat mencapai perwira.
Gaji Brimob baru jebol memang dimulai dari angka yang relatif standar, namun tunjangan dan peluang tambahan penghasilan membuat total pendapatan cukup kompetitif. Ditambah dengan status sebagai aparatur negara, jaminan pensiun, serta jenjang karier yang jelas, profesi Brimob tetap menjadi pilihan menarik bagi banyak generasi muda.
Untuk informasi aktual dan artikel menarik lainnya seputar gaji, kebijakan publik, serta isu nasional, kunjungi https://JurnalLugas.Com






