JurnalLugas.Com — Pemerintah menegaskan fokus utama Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) yang baru dilantik, Juda Agung, adalah memperkuat sektor finansial dan hubungan keuangan internasional, sekaligus memastikan integritas pasar tetap terjaga di tengah dinamika ekonomi global.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan bahwa penugasan Juda Agung memiliki cakupan strategis yang berbeda dengan dirinya, yang lebih banyak berkutat pada isu pajak dan kepabeanan. Juda, menurut Purbaya, diarahkan untuk menangani sektor finansial dan kerja sama internasional yang sebelumnya dijalankan oleh Wamenkeu terdahulu.
Purbaya menjelaskan bahwa tugas yang diemban Juda pada dasarnya merupakan kelanjutan dari kebijakan dan pekerjaan yang sudah berjalan. Karena itu, tidak ada perubahan signifikan dalam struktur maupun arah kebijakan, melainkan penguatan pada aspek implementasi dan pengawasan.
Dalam kerangka pengawasan sektor keuangan, Juda Agung akan berperan aktif memantau perkembangan pasar modal serta dinamika industri jasa keuangan. Ia juga menjalankan fungsi penting sebagai perwakilan ex officio Kementerian Keuangan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), peran yang sebelumnya telah ada dan tetap dipertahankan.
Menurut Purbaya, kehadiran Juda di OJK bertujuan menjaga kesinambungan koordinasi kebijakan antara pemerintah dan otoritas pengawas keuangan. Dengan peran tersebut, diharapkan tidak terjadi perubahan drastis dalam pola pengawasan, namun justru peningkatan kualitas pengawasan pasar.
Salah satu arahan utama yang ditekankan kepada Juda adalah menjaga integritas pasar keuangan, termasuk mendorong penerapan tata kelola dan praktik bisnis yang sehat oleh bursa maupun OJK. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan investor serta stabilitas sistem keuangan nasional.
Purbaya juga meluruskan isu yang berkembang terkait pergantian jabatan Wamenkeu. Ia menegaskan bahwa penunjukan Juda Agung bukan merupakan bentuk tukar guling jabatan, melainkan penyesuaian berdasarkan kompetensi yang dinilai paling tepat untuk mengisi posisi tersebut.
Juda Agung sendiri merupakan mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia yang resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan RI untuk melanjutkan sisa masa jabatan periode 2024–2029, menggantikan Thomas Djiwandono. Sementara itu, Thomas kini mengemban tugas sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, menandai rotasi strategis di sektor keuangan nasional.
Dengan latar belakang kuat di bank sentral dan pengalaman di kebijakan moneter, Juda diharapkan mampu memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan keuangan internasional serta menjaga stabilitas dan kredibilitas pasar keuangan dalam negeri.
Baca berita ekonomi dan kebijakan nasional lainnya di https://JurnalLugas.Com






