JurnalLugas.Com — Menjadi anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) masih menjadi cita-cita banyak anak muda. Profesi ini tidak hanya menjanjikan karier yang jelas, tetapi juga kesempatan mengabdi langsung kepada negara. Namun, satu pertanyaan klasik yang terus muncul di masyarakat adalah: apakah masuk polisi harus bayar?
Apakah Masuk Polisi Harus Bayar? Jawabannya Tegas
Tidak. Masuk polisi tidak dipungut biaya apa pun.
Polri secara resmi dan berulang kali menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan anggota Polri gratis, mulai dari pendaftaran, seleksi, hingga pendidikan. Rekrutmen anggota Polri merupakan bagian dari pendidikan kedinasan yang dibiayai oleh negara melalui APBN.
Artinya:
- ❌ Tidak ada biaya pendaftaran
- ❌ Tidak ada biaya pendidikan
- ❌ Tidak ada biaya kelulusan
Jika ada pihak yang mengaku bisa “meloloskan” dengan imbalan uang, maka itu bukan jalur resmi dan berpotensi penipuan.
Jalur Penerimaan Anggota Polri
Setiap tahun, Polri membuka beberapa jalur rekrutmen sesuai latar belakang pendidikan calon peserta, yaitu:
1. Akademi Kepolisian (Akpol)
Jalur ini diperuntukkan bagi lulusan SMA/sederajat yang ingin menjadi Perwira Polri.
2. Bintara Polri
Jalur paling diminati, terbuka bagi lulusan SMA/sederajat hingga D-III, untuk menjadi anggota pelaksana kepolisian.
3. Tamtama Polri
Diperuntukkan bagi lulusan SMA/sederajat dengan fokus tugas teknis dan operasional tertentu.
4. SIPSS (Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana)
Jalur khusus bagi lulusan perguruan tinggi sesuai kebutuhan Polri.
Syarat Umum Menjadi Polisi
Berikut persyaratan umum yang wajib dipenuhi calon anggota Polri:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
- Setia kepada Pancasila dan UUD 1945
- Usia minimal dan maksimal sesuai jalur pendaftaran
- Sehat jasmani dan rohani
- Tidak pernah dipidana
- Berkelakuan baik
- Lulus pemeriksaan kesehatan, jasmani, akademik, dan psikologi
Selain itu, terdapat syarat khusus seperti tinggi badan, nilai akademik, dan kondisi fisik yang disesuaikan dengan jalur seleksi.
Tahapan Seleksi Masuk Polisi
Seleksi penerimaan anggota Polri dilakukan secara ketat, transparan, dan berjenjang, meliputi:
- Pendaftaran online resmi
- Pemeriksaan administrasi
- Tes kesehatan tahap I dan II
- Tes jasmani
- Tes psikologi
- Uji akademik dan wawancara
- Sidang kelulusan akhir
Seluruh proses diawasi secara internal dan eksternal untuk memastikan objektivitas.
Lalu Kenapa Ada Isu Masuk Polisi Bayar Mahal?
Isu “masuk polisi bayar” biasanya muncul karena beberapa faktor berikut:
- Oknum calo yang menjanjikan kelulusan
- Kurangnya pemahaman masyarakat tentang sistem seleksi
- Biaya pribadi seperti transportasi, makan, dan pengurusan dokumen
Penting dipahami, biaya pribadi bukan biaya pendaftaran Polri dan tidak menentukan kelulusan.
Biaya yang Sering Disalahpahami
Meskipun pendaftaran gratis, calon peserta biasanya tetap mengeluarkan biaya pribadi untuk:
- Pembuatan SKCK
- Pemeriksaan kesehatan mandiri (jika diperlukan)
- Transportasi dan akomodasi ke lokasi tes
Semua biaya ini bukan biaya resmi penerimaan polisi dan tidak disetorkan ke Polri sebagai syarat kelulusan.
Tips Aman Agar Tidak Tertipu
- Daftar hanya melalui kanal resmi Polri
- Jangan percaya janji kelulusan instan
- Tolak permintaan uang dari pihak mana pun
- Persiapkan diri secara fisik, mental, dan akademik
Masuk polisi bukan soal uang, tapi kemampuan dan kesiapan diri.
- Masuk polisi tidak dipungut biaya
- Seleksi dilakukan secara objektif dan transparan
- Pendidikan anggota Polri dibiayai negara
- Waspadai calo dan penipuan berkedok kelulusan
Dengan informasi yang benar, masyarakat diharapkan tidak lagi ragu atau termakan isu menyesatkan soal biaya masuk kepolisian.
Baca artikel informatif dan update lainnya hanya di
JurnalLugas.Com






