JurnalLugas.Com — Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan adanya kenaikan signifikan pada beberapa komoditas pangan menjelang Lebaran 2026. Telur ayam ras, daging ayam ras, daging sapi, bawang merah, dan cabai rawit tercatat sebagai penyumbang utama kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di sejumlah provinsi.
Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyebutkan DKI Jakarta mengalami kenaikan IPH sebesar 3,39 persen, Nusa Tenggara Barat 2,67 persen, dan Sulawesi Barat 1,41 persen. “Mayoritas kenaikan berasal dari cabai rawit, daging ayam ras, dan telur ayam ras,” ujar Amalia di Jakarta, Senin (09/03/2026).
Di DKI Jakarta, kenaikan IPH dipicu oleh daging ayam ras, bawang merah, dan cabai rawit. Nusa Tenggara Barat mengalami lonjakan karena cabai rawit, daging sapi, dan bawang merah. Sementara Sulawesi Barat mencatat kenaikan harga terutama pada daging ayam ras, ikan kembung, dan cabai rawit.
Selain itu, Pulau Sumatera juga menunjukkan tren serupa, di mana daging ayam ras dan daging sapi menjadi faktor utama kenaikan IPH. Di Pulau Jawa, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu mencatat lonjakan tertinggi, didorong oleh cabai rawit, daging ayam ras, dan daging sapi. Sementara di luar Sumatera dan Jawa, cabai rawit, cabai merah, dan daging ayam ras menjadi penyumbang kenaikan, dengan Lombok Timur sebagai wilayah dengan IPH tertinggi.
Amalia menekankan pentingnya pengawasan terhadap kenaikan telur ayam ras, yang kini terjadi di 210 kabupaten/kota. “Cabai rawit juga perlu perhatian, meski kenaikan tercatat di 177 kabupaten/kota. Daging ayam ras dan bawang merah juga harus dipantau karena jumlah wilayah yang mengalami kenaikan terus bertambah,” jelasnya.
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok (SP2KP) hingga 6 Maret 2026, harga rata-rata nasional tercatat sebagai berikut: telur ayam ras Rp32.475 per kilogram (harga acuan Rp30.000), cabai rawit Rp71.429 per kilogram (Rp57.000), daging ayam ras Rp41.181 per kilogram (Rp40.000), dan bawang merah Rp41.906 per kilogram (Rp41.500).
Fenomena kenaikan harga ini menjadi perhatian penting menjelang momen Lebaran, terutama untuk komoditas pokok yang sangat memengaruhi daya beli masyarakat. Pemerintah dan pihak terkait diminta meningkatkan pengawasan dan stabilisasi harga agar lonjakan ini tidak membebani konsumen.
Baca informasi lengkap seputar harga pangan dan tips belanja hemat di JurnalLugas.Com.
(WN)






