Tragis! Ledakan Petasan Tewaskan Remaja 14 Tahun, Dua Luka Parah

JurnalLugas.Com – Aparat kepolisian masih terus mengusut insiden ledakan petasan yang menewaskan seorang remaja di Kelurahan Kuripan Kertoharjo, Kecamatan Pekalongan Selatan, Jawa Tengah. Peristiwa tragis tersebut juga menyebabkan dua korban lainnya mengalami luka serius.

Kasus ini kini berada dalam penanganan intensif jajaran Polres Pekalongan Kota. Proses penyelidikan difokuskan pada pengumpulan keterangan saksi serta penelusuran kronologi pasti kejadian.

Bacaan Lainnya

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Pekalongan Kota, AKP Setiyanto, menyampaikan bahwa pihaknya belum dapat mengambil keterangan dari korban selamat karena masih menjalani perawatan medis.

“Peristiwa ini masih dalam tahap pendalaman. Korban yang selamat belum bisa dimintai keterangan karena kondisinya masih dirawat intensif,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).

Korban Meninggal Dunia di IGD

Ledakan yang terjadi pada Senin (23/3) sekitar pukul 14.00 WIB itu berujung duka. Salah satu korban berinisial MSA (14) dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan di RSUD Bendan.

Baca Juga  Ledakan Dahsyat Sumur Gas Pertamina EP Terbesar Jawa Barat Gegerkan Warga Subang

Dokter jaga malam RSUD Bendan, Brian Abetnego, mengungkapkan bahwa korban tiba bersama dua pasien lain dengan kondisi luka akibat ledakan.

“Total ada tiga pasien. Satu korban meninggal dunia di IGD sekitar pukul 19.30 WIB, sementara dua lainnya masih menjalani perawatan,” jelasnya.

Menurutnya, satu pasien kini masih dalam observasi di Instalasi Gawat Darurat, sedangkan satu korban lain harus menjalani operasi karena luka serius yang diderita.

Dua Remaja Alami Luka Berat

Kapolsek Pekalongan Selatan, Kompol Aries Tri Hartanto, menjelaskan bahwa ledakan terjadi di area kebun pisang. Diduga, petasan tersebut meledak saat berada di sekitar korban.

“Dua korban mengalami luka berat hingga kehilangan bagian lengan. Satu korban lainnya mengalami luka ringan akibat serpihan,” terangnya.

Baca Juga  Kronologi Insiden Ledakan Tungku Smelter Feronikel di PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS) Morowali

Insiden ini diduga melibatkan aktivitas berisiko tinggi yang dilakukan oleh para korban di lokasi kejadian. Namun, kepolisian masih mendalami penyebab pasti ledakan tersebut.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat, khususnya kalangan remaja, untuk tidak bermain atau merakit petasan secara sembarangan. Selain melanggar aturan, aktivitas tersebut berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.

Penyelidikan masih terus berlangsung guna mengungkap asal-usul bahan peledak serta kemungkinan adanya unsur kelalaian atau pelanggaran hukum dalam peristiwa ini.

Ikuti perkembangan berita terkini lainnya hanya di JurnalLugas.Com

(SF)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait