JurnalLugas.Com – Agus (45), salah satu korban ledakan di kawasan Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), meninggal dunia pada Jumat malam, 19 September 2025. Ia menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Tarakan, Jakarta, setelah berjuang melawan luka bakar serius yang dialaminya.
Ketua RT 03 RW 01 Kelurahan Pondok Cabe Ilir, Masturo, membenarkan kabar duka tersebut. Menurutnya, keluarga dan warga sekitar masih menunggu keputusan terkait lokasi pemakaman.
“Jenazah masih berada di RS Tarakan. Kami belum tahu apakah dimakamkan di Pondok Cabe Ilir atau dibawa ke kampung halamannya di Sukabumi,” ujar Masturo, Sabtu, 20 September 2025.
Luka Bakar Hampir 100 Persen
Sebelumnya, Agus mengalami luka bakar hampir 100 persen akibat ledakan yang terjadi di Jalan Talas II, Pondok Cabe Ilir, Pamulang. Ia sempat mendapat perawatan intensif di RS Hermina Ciputat sebelum akhirnya dirujuk ke RS Tarakan karena kondisi yang semakin memburuk.
Wakil Direktur Medis RS Hermina Ciputat, dr. Intan Nurhayati, menjelaskan bahwa kondisi vital Agus sempat menunjukkan komplikasi serius.
“Luka bakar mencapai derajat 2B, hampir 100 persen. Pasien mengalami tensi tinggi, laju napas cepat, dan nadi meningkat. Karena itu, perlu tindakan operasi serta perawatan ICU dengan anestesi khusus,” kata Intan pada Sabtu, 13 September 2025.
Istri dan Anak Masih Dirawat
Selain Agus, tiga korban lainnya masih menjalani perawatan intensif di RS Hermina Ciputat. Mereka adalah istri Agus, Rini Andriani (40), dan anak kandungnya, Rizki Raditia Pratama (18).
Rini mengalami luka bakar sekitar 18 persen, sedangkan Rizki menderita luka bakar 12 persen disertai luka terbuka. Kondisi keduanya masih terus dipantau tim medis.
Luka Tragedi Pamulang
Peristiwa ledakan di Pamulang ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga korban dan warga sekitar. Hingga kini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan aparat terkait.
Kabar meninggalnya Agus menambah daftar panjang korban jiwa akibat musibah ini. Warga berharap pihak berwenang segera mengungkap penyebab kejadian agar tragedi serupa tidak kembali terjadi.
Berita lainnya dapat diakses melalui JurnalLugas.Com.






