Hoaks Pemadaman Listrik 3 Hari di Jawa-Bali Viral, PLN Watch Minta Publik Jangan Panik

JurnalLugas.Com – Maraknya informasi yang beredar di media sosial mengenai dugaan pemadaman listrik total selama tiga hari di wilayah Jawa dan Bali memicu perhatian berbagai pihak.

Di tengah tingginya ketergantungan masyarakat terhadap pasokan listrik, penyebaran informasi yang belum terverifikasi dinilai berpotensi menimbulkan kepanikan dan mengganggu aktivitas publik.

Bacaan Lainnya

Ketua Umum PLN Watch, Tohom Purba, mengingatkan masyarakat agar lebih cermat dalam menerima maupun membagikan informasi yang mengatasnamakan PT PLN (Persero). Menurutnya, setiap informasi terkait layanan kelistrikan harus dipastikan berasal dari sumber resmi sebelum dipercaya.

“Jangan terburu-buru menyebarkan informasi yang belum jelas asal-usulnya. Masyarakat perlu memastikan kebenarannya melalui kanal resmi PLN agar tidak terjadi kesalahpahaman,” ujarnya.

Tohom menilai isu kelistrikan memiliki dampak yang sangat luas karena berkaitan langsung dengan kegiatan ekonomi, pelayanan publik, pendidikan, layanan kesehatan, hingga aktivitas rumah tangga sehari-hari. Karena itu, informasi yang tidak akurat dapat memunculkan keresahan yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

Ia menegaskan bahwa ruang publik membutuhkan informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan. Penyebaran kabar yang belum terkonfirmasi bukan hanya merugikan perusahaan penyedia listrik, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas sosial di masyarakat.

Baca Juga  Blackout Sumatera Diduga Disengaja, ESDM Ngomong Gini

Menurutnya, pengawasan publik terhadap layanan listrik tetap penting dilakukan. Namun, kritik maupun masukan harus didasarkan pada fakta dan data yang jelas sehingga mampu mendorong perbaikan layanan secara konstruktif.

Dalam situasi gangguan layanan, masyarakat memang berhak memperoleh penjelasan yang transparan. Namun demikian, Tohom menilai penyebaran kabar mengenai pemadaman besar-besaran tanpa dasar yang jelas justru dapat memperkeruh keadaan.

Ia mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kualitas informasi di ruang digital dengan tidak mudah terpengaruh isu yang belum diverifikasi. Langkah sederhana seperti memeriksa sumber berita sebelum membagikannya dinilai dapat membantu mencegah penyebaran hoaks.

PLN Tegaskan Informasi Pemadaman Tiga Hari Tidak Benar

Sementara itu, Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN (Persero), Gregorius Adi Trianto, menegaskan bahwa informasi mengenai pemeliharaan jaringan yang disebut akan menyebabkan pemadaman listrik total selama tiga hari nonstop di Jawa dan Bali merupakan informasi palsu.

Pihak PLN memastikan kabar tersebut bukan berasal dari perusahaan dan tidak memiliki dasar yang dapat dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, masyarakat diimbau hanya mengakses informasi layanan ketenagalistrikan melalui saluran komunikasi resmi yang disediakan PLN.

PLN Terus Pulihkan Sistem Kelistrikan

Di sisi lain, PLN terus melakukan berbagai langkah pemulihan menyusul gangguan sistem yang sebelumnya menyebabkan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah Pulau Jawa. Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, telah menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.

Baca Juga  Banyak Belum Sadar, Rice Cooker Bisa Jadi Penyedot Listrik Terbesar di Rumah

Gangguan tersebut dipengaruhi oleh kendala pasokan batu bara berkalori menengah serta masalah teknis pada dua pembangkit listrik tenaga uap milik mitra penyedia listrik.

PLN memastikan pasokan bahan bakar pembangkit kini mulai kembali normal dan berbagai upaya percepatan pemulihan terus dilakukan.

Pentingnya Literasi Informasi di Era Digital

Kasus beredarnya isu pemadaman listrik massal kembali menunjukkan pentingnya literasi digital di tengah derasnya arus informasi. Masyarakat diharapkan semakin kritis dalam memilah informasi, terutama yang berkaitan dengan layanan publik vital seperti kelistrikan.

Dengan mengandalkan sumber resmi dan menghindari penyebaran informasi yang belum terverifikasi, publik dapat turut menjaga stabilitas informasi sekaligus mendukung terciptanya ruang digital yang lebih sehat dan bertanggung jawab.

Baca berita nasional, ekonomi, dan informasi terkini lainnya di JurnalLugas.Com.

(Bowo)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait