Gempa M6,8 Guncang Perairan Kepulauan Sangihe Sulut, Ini Himbauan BMKG

JurnalLugas.Com – Aktivitas tektonik kembali terjadi di wilayah timur Indonesia. Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,8 mengguncang kawasan perairan di barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara, pada Jumat (26/6/2026) petang.

Berdasarkan informasi resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tercatat terjadi pada pukul 18.34.39 WITA dengan pusat gempa berada di laut pada koordinat 5,33 Lintang Utara dan 125,08 Bujur Timur.

Bacaan Lainnya

Lokasi episenter berada sekitar 196 kilometer di barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, dengan kedalaman hiposenter mencapai 10 kilometer.

Kedalaman yang relatif dangkal membuat getaran gempa berpotensi dirasakan di sejumlah wilayah sekitar episenter.

Baca Juga  Gempa M 7,7 di Laut Sulawesi Picu Peringatan Tsunami, Warga Pesisir Segera Evakuasi

BMKG menegaskan bahwa hasil analisis cepat menunjukkan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami.

Meski demikian, masyarakat diimbau tetap mengikuti perkembangan informasi resmi dan tidak mudah mempercayai kabar yang belum terverifikasi.

Dalam keterangan singkatnya, BMKG menyampaikan bahwa pusat gempa berada di laut dengan kedalaman 10 kilometer dan hingga saat ini tidak ada potensi tsunami akibat peristiwa tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat guncangan gempa.

Aparat bersama instansi terkait masih melakukan pemantauan terhadap kondisi di lapangan untuk memastikan dampak yang mungkin ditimbulkan.

Warga di wilayah Sulawesi Utara, khususnya Kepulauan Sangihe dan daerah sekitarnya, diharapkan tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan.

Baca Juga  Gempa Dahsyat Rusia Picu Peringatan Tsunami Negara Pasifik Ungsikan Warganya

Gempa susulan masih mungkin terjadi sebagai bagian dari proses pelepasan energi setelah gempa utama.

Masyarakat juga disarankan memastikan kondisi bangunan sebelum kembali memasuki rumah apabila merasakan guncangan yang cukup kuat.

Selain itu, informasi mengenai perkembangan aktivitas gempa sebaiknya hanya diperoleh melalui kanal resmi BMKG maupun pemerintah daerah agar terhindar dari hoaks.

Ikuti perkembangan informasi terkini dan berita nasional lainnya hanya di JurnalLugas.Com: https://jurnallugas.com

(Catur)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait