Nepal Putar Balik Sikap, Bantuan Asing Akhirnya Masuk Saat Korban Banjir Tembus 626 Jiwa

JurnalLugas.Com – Pemerintah Nepal akhirnya membuka akses terbatas bagi tim dan tenaga ahli asing untuk membantu proses pencarian serta penanganan korban banjir dahsyat yang telah menewaskan sedikitnya 626 orang.

Keputusan tersebut menjadi perubahan sikap setelah sebelumnya pemerintah Nepal menyatakan tidak membutuhkan bantuan asing untuk operasi pencarian dan penyelamatan.

Bacaan Lainnya

Seorang pejabat senior pemerintah Nepal mengatakan keputusan itu diambil setelah adanya tekanan dari komunitas internasional. Sejumlah warga negara asing juga dilaporkan masih hilang akibat bencana tersebut.

Pemerintah kemudian memberikan izin secara terbatas kepada tenaga ahli asing untuk bekerja di wilayah tertentu. Bantuan itu diarahkan terutama untuk mendukung tim penyelamat lokal dalam proses pencarian dan identifikasi korban.

Baca Juga  Resmi! SE Kemendikdasmen 2026, Sekolah di Daerah Bencana Tetap Wajib Berjalan

Menteri Luar Negeri Nepal Shisir Khanal menyebut keterlibatan para ahli asing penting agar proses identifikasi jenazah dapat dilakukan lebih cepat. Dengan begitu, korban yang telah ditemukan bisa segera diserahkan kepada keluarga.

Sebelumnya, PBB, Uni Eropa, dan sejumlah negara telah menyalurkan bantuan keuangan untuk membantu Nepal menghadapi dampak bencana.

Banjir besar terjadi setelah aliran air deras menerjang kawasan Sungai Bhote Koshi di wilayah pegunungan Nepal pada Rabu, 26 Agustus 2026. Peristiwa tersebut kemudian memicu operasi pencarian besar-besaran.

Penyebab awal bencana sempat dikaitkan dengan aktivitas gempa dan longsor. Namun, USGS kemudian menyatakan aktivitas seismik di kawasan tersebut berkaitan dengan runtuhnya gletser, bukan gempa bumi yang berasal dari pergerakan di bawah permukaan tanah.

Baca Juga  Hidrometeorologi Landa Madina, Pemda Status Tanggap Bencana

Dengan jumlah korban yang terus diperbarui, perhatian pemerintah kini tertuju pada pencarian korban yang masih hilang, identifikasi jenazah, serta pemulihan wilayah yang terdampak.

Baca berita terbaru dan informasi lainnya di JurnalLugas.Com.

(Dahlan)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait