JurnalLugas.Com — Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memastikan dugaan penganiayaan dan pelecehan yang dikaitkan dengan Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila kini tengah ditangani melalui proses investigasi resmi.
Pemeriksaan dilakukan Inspektorat Provinsi Jawa Barat. Sejumlah pihak yang dinilai mengetahui atau berkaitan dengan persoalan tersebut turut dimintai keterangan untuk mendapatkan gambaran kejadian secara utuh.
Dedi menyebut pemeriksaan tidak hanya menyasar Wakil Bupati Sumedang. Asisten pribadi serta istri Fajar Aldila juga diperiksa sebagai bagian dari upaya mengumpulkan keterangan dari berbagai pihak.
“Semua pihak kita periksa untuk mendapat keterangan,” kata Dedi, Minggu, 30 Agustus 2026.
Menurut Dedi, langkah tersebut diperlukan agar persoalan tidak berkembang hanya berdasarkan kabar, dugaan, atau opini yang beredar di tengah masyarakat. Pemerintah Provinsi Jawa Barat ingin memastikan fakta yang menjadi dasar kesimpulan dapat dipertanggungjawabkan.
Sebelumnya, Dedi telah membentuk tim investigasi untuk mendalami informasi mengenai dugaan pelecehan hingga penganiayaan yang disebut melibatkan Fajar dan seorang sekretaris pribadi berinisial R.
Ia meminta masyarakat maupun pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum pemeriksaan selesai.
“Jangan dulu memberikan opini atau narasi sebelum hasil investigasi disampaikan,” ujar Dedi.
Dedi menargetkan proses investigasi rampung pada pekan depan. Setelah seluruh keterangan dan informasi yang diperlukan dikumpulkan, hasil pemeriksaan tersebut akan diumumkan kepada publik.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat menegaskan proses investigasi menjadi dasar untuk melihat persoalan secara objektif, sekaligus menghindari kesimpulan yang dibangun hanya dari informasi sepihak.
Perkembangan selanjutnya akan bergantung pada hasil pemeriksaan tim investigasi dan keterangan para pihak yang telah dimintai klarifikasi.
Baca berita terbaru dan informasi aktual lainnya di JurnalLugas.Com.
(Catur)






