JurnalLugas.Com — Nilai tukar rupiah kembali berada di bawah tekanan pada awal perdagangan Senin, 31 Agustus 2026. Rupiah melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Rupiah dibuka di level Rp17.750 per dolar AS, turun 57 poin atau sekitar 0,32 persen dari penutupan sebelumnya yang berada di Rp17.693 per dolar AS.
Pergerakan tersebut menunjukkan penguatan dolar AS terhadap rupiah pada awal sesi perdagangan. Pelaku pasar kini mencermati perkembangan pasar global yang dapat memengaruhi arah mata uang domestik sepanjang perdagangan hari ini.
Pelemahan rupiah menjadi perhatian karena nilai tukar memiliki pengaruh terhadap berbagai aktivitas ekonomi, terutama biaya impor dan transaksi yang menggunakan dolar AS.
Selanjutnya, arah rupiah masih akan bergantung pada sentimen pasar serta perkembangan ekonomi global dan domestik hingga perdagangan ditutup.
Baca berita ekonomi lainnya di JurnalLugas.Com
(Endarto)






