JurnalLugas.Com — Pemerintahan Presiden Amerika Serikat Donald Trump disebut sedang berupaya mengakhiri konflik dengan Iran dalam waktu dekat.
Penasihat Trump untuk Urusan Arab dan Timur Tengah, Massad Boulos, mengatakan Trump memiliki tekad untuk menghentikan konflik tersebut. Pernyataan itu disampaikan dalam wawancara dengan Euronews, Kamis (17/9).
“Presiden yakin konflik ini segera berakhir dan bertekad menghentikannya,” kata Boulos.
Meski demikian, Boulos tidak memberikan kepastian kapan konflik akan benar-benar berakhir. Menurutnya, keputusan mengenai waktunya tetap berada di tangan Trump.
Isu program nuklir Iran menjadi salah satu persoalan utama dalam upaya tersebut. Trump disebut tetap menginginkan Iran tidak memiliki senjata nuklir, sekaligus membuka ruang bagi jalur perundingan.
Boulos menyebut negosiasi diharapkan dapat menjadi jalan menuju penyelesaian konflik dan perdamaian. Namun, belum ada kepastian mengenai bentuk kesepakatan maupun waktu tercapainya hasil perundingan.
Sikap tersebut menunjukkan bahwa Washington masih menempatkan persoalan nuklir Iran sebagai bagian penting dalam pembicaraan untuk mengakhiri konflik.
Baca perkembangan terbaru konflik internasional hanya di JurnalLugas.Com.
(Handoko)






