Pertemuan Jokowi-Prabowo Berdekatan dengan Putusan MK, Jokowi, “Bahas Sepak Bola”

JurnalLugas.Com – Presiden ke-7 RI Joko Widodo membantah pertemuannya dengan Presiden Prabowo Subianto di Jalan Kertanegara, Jakarta, membahas gugatan terkait ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Jokowi menyebut pertemuan tersebut diisi pembicaraan mengenai sepak bola, ekonomi, dan politik.

Bacaan Lainnya

Pernyataan itu disampaikan Jokowi pada Jumat (9/10/2026), menyusul pertemuannya dengan Prabowo pada Senin malam yang berlangsung berdekatan dengan agenda pembacaan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait perkara ijazah Gibran.

Jokowi menjelaskan, pertemuan yang berlangsung mulai pukul 19.00 WIB hingga lewat pukul 21.00 WIB tersebut merupakan inisiatif Prabowo. Ia menegaskan, tidak ada pembicaraan mengenai gugatan ijazah putra sulungnya itu.

Menurut Jokowi, salah satu topik yang dibahas adalah kemenangan dalam pertandingan sepak bola.

Baca Juga  Jokowi Pastikan Kesejahteraan Petani Presiden Harga Gabah Sekarang Bagus

“Membahas kemenangan bola. Ya, benar kan cerita yang banyak mengenai bola kok. Kan senang kita menang,” kata Jokowi.

Ia juga menyebut pembicaraan menyentuh persoalan ekonomi dan politik. Namun, Jokowi menegaskan pertemuan dengan Presiden Prabowo berada dalam ranah eksekutif, sedangkan putusan MK merupakan bagian dari kewenangan yudikatif.

“Ya, berbicara mengenai bola, juga mengenai ekonomi dan politik. Ya itu wilayah yudikatif, yang ini dengan kan wilayah eksekutif,” ujarnya.

Jokowi menolak anggapan bahwa pertemuan tersebut secara khusus dimaksudkan untuk membicarakan proses hukum yang berkaitan dengan ijazah Gibran.

Ia meminta persoalan politik, pemerintahan, dan proses hukum ditempatkan sesuai kewenangannya masing-masing.

Jokowi Singgung Pemilu 2029

Selain membantah pembahasan mengenai gugatan ijazah Gibran, Jokowi juga menilai pembicaraan tentang pencalonan pada Pemilu 2029 masih terlalu dini.

Ia mengajak para pihak untuk lebih memusatkan perhatian pada pekerjaan dan tanggung jawab saat ini, baik di pemerintahan maupun dalam kegiatan politik.

“Dibedakan dan enggak ada bicara mengenai itu. masih jauh 2029. Semuanya kerja dulu, entah kerja politik, entah kerja di pemerintahan, kerja untuk rakyat lah semuanya,” tutur Jokowi.

Pernyataan tersebut menjadi penegasan sikap Jokowi mengenai agenda pertemuannya dengan Prabowo.

Ia menyatakan pertemuan itu tidak membahas gugatan ijazah Gibran, meskipun waktunya berdekatan dengan proses persidangan di MK.

Baca berita lainnya
JurnalLugas.Com

(Soefriyanto news)

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait