JurnalLugas.Com — Masyarakat Dusun 7 Simpang Nangka, Desa Lubuk Cuik, Kecamatan Limapuluh Pesisir, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, meminta Bupati Batu Bara, Baharuddin Siagian, menyempatkan waktu untuk melihat kondisi jalan desa yang ditutup sepihak.
Permohonan itu disampaikan sejumlah warga dengan maksud agar bupati melihat secara langsung status jalan tersebut.
Selain itu, beredar pula isu bahwa jalan tersebut merupakan jalan mati atau jalan buntu. Karena itu, warga meminta Bupati Batu Bara untuk melihat secara langsung kondisi jalan tersebut.
“Jikalau ada kesempatan keringanan langkah, kami mohon bapak Baharuddin untuk melihat jalan ini yang ditutup,” ujar Anto, warga sekitar, saat memberikan keterangan, Senin, 26 Oktober 2026.
Ia juga memaklumi apabila Bupati Batu Bara tidak dapat melihat langsung kondisi jalan tersebut karena menyadari jadwal orang nomor satu di Batu Bara itu sangat padat.
“Ya kalau ada kesempatan, kalau sibuk ya kami maklum, dan kami rakyat cuma bisa mohon kalau ada lebih sangat penting ya gak apa-apa,” katanya.
Diketahui, jalan desa yang terletak di Dusun 7 Simpang Nangka, Desa Lubuk Cuik, telah ditutup menggunakan pagar seng selama kurang lebih dua bulan.
Jalan tersebut telah digunakan warga selama puluhan tahun serta mendapat pembangunan pengerasan yang bersumber dari negara.