JurnalLugas.Com – Bursa saham Amerika Serikat, atau yang lebih dikenal sebagai Wall Street, mengalami kenaikan selama seminggu terakhir berkat pertumbuhan pendapatan sejumlah perusahaan pada kuartal pertama tahun 2024.
Pada Minggu (28/4/2024), indeks S&P 500 terpacu oleh peningkatan pendapatan tahunan sebesar 5,6% untuk kuartal I 2024, berdasarkan data LSEG. Hal ini menunjukkan peningkatan dari sebelumnya yang hanya mencapai 4,3%.
Kenaikan mingguan pada S&P 500 dan Nasdaq merupakan yang terbesar sejak awal November 2023.
S&P 500 berhasil menghentikan tren penurunan tiga minggu berturut-turut, sedangkan Nasdaq yang sebelumnya mengalami penurunan selama empat minggu berturut-turut.
Dalam sesi perdagangan terakhir, Dow Jones Industrial Average naik sebesar 153,86 poin atau 0,40%, mencapai 38.239,66.
S&P 500 naik sebesar 51,54 poin atau 1,02%, menjadi 5.099,96, sementara Nasdaq Composite mendapatkan 316,14 poin atau 2,03%, mencapai 15.927,90.
Perkiraan terbaru ini didasarkan pada laporan keuangan dari 229 perusahaan yang terdaftar dalam S&P 500, dengan sekitar 78% dari mereka melampaui perkiraan pendapatan analis.
Sebanyak 90% laporan dari sektor layanan komunikasi dan 88% laporan dari sektor teknologi berhasil melampaui ekspektasi Wall Street.
Meskipun S&P 500 mengalami kenaikan lebih dari 2% selama minggu ini, namun tetap mengalami penurunan sebesar lebih dari 2% sejak akhir Maret.
Reli pada saham Alphabet dan Microsoft menjadi salah satu faktor kenaikan pada hari Jumat setelah kedua perusahaan melaporkan hasil keuangan yang melebihi perkiraan.
Meski demikian, tidak semua hasil laporan keuangan tersebut positif. Peter Tuz, Presiden Chase Investment Counsel di Charlottesville, Virginia, menyebutnya sebagai musim pendapatan yang bervariasi.






