Adik Presiden Terpilih Hashim Djojohadikusumo Bangun Pabrik Pengolahan Timah di Batam PT Solder Tin Andalan Indonesia (Stania)

JurnalLugas.Com – Di tengah lonjakan harga timah sepanjang tahun ini, Hashim Djojohadikusumo, yang merupakan pengusaha terkenal sekaligus adik dari Presiden terpilih Prabowo Subianto, dikabarkan sedang membangun pabrik timah.

Pabrik ini akan berfokus pada produksi solder di Batam dengan nama PT Solder Tin Andalan Indonesia (Stania) dan akan dimulai dengan investasi awal sebesar Rp400 miliar.

Bacaan Lainnya

Target produksi solder PT Stania diperkirakan mencapai 2.000 ton per tahun. Perusahaan ini merupakan anak usaha dari Arsari Tambang (Arsari Group) yang dimiliki oleh Hashim, yang juga menjabat sebagai komisaris utama.

Baca Juga  Prabowo Bertemu Megawati Hashim Sudah Lama Diharapkan

Produksi solder tahap pertama ini ditargetkan dapat menghasilkan omzet sebesar Rp 1,2 triliun.

Produk solder Stania berbahan dasar timah, mencakup solder wire hingga solder paste. Timah yang digunakan berasal dari Pulau Bangka dan dikelola oleh Arsari Tambang.

Indonesia saat ini juga menjadi tujuan bagi perusahaan teknologi besar untuk kebutuhan pengembangan AI di masa depan.

Hal ini menciptakan keterkaitan antara penyediaan bahan baku mineral tambang dan pengembangan pabrik manufaktur yang terkait dengan sektor AI ke depan.

Setidaknya tiga perusahaan besar telah menyatakan komitmen investasi di Indonesia, yaitu Microsoft, Apple, dan Nvidia.

Microsoft mengumumkan di situs resminya bahwa mereka akan menginvestasikan USD1,7 miliar atau sekitar Rp27,63 triliun (dengan kurs Rp16.253 per USD) selama empat tahun ke depan untuk pengembangan AI dan Cloud.

Baca Juga  Oknum PNS Batam Terlibat Vape Narkoba, Polda Kepri Bongkar Jaringan Internasional

Tidak ketinggalan, PT Indosat Tbk. (ISAT) dan NVIDIA, perusahaan teknologi AI asal AS, juga akan membangun pusat AI bernama Indonesian AI Nation di Solo, Jawa Tengah. Nilai investasi proyek tersebut mencapai USD200 juta atau sekitar Rp3,18 triliun.

Sementara itu, nilai investasi Apple mencapai Rp1,6 triliun yang akan digunakan untuk membangun infrastruktur pendidikan, yaitu Apple Developer Academy.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait