JurnalLugas.Com – Harga emas Logam Mulia yang diproduksi oleh PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) mengalami kenaikan pada perdagangan hari ini, dipicu oleh fluktuasi harga emas dunia.
Pada Rabu (29/5/2024), harga emas Antam tercatat sebesar Rp 1.338.000 per gram, naik Rp 6.000 dari hari sebelumnya. Sementara itu, harga buyback emas oleh Antam mencapai Rp 1.224.000 per gram, mengalami kenaikan sebesar Rp 5.000 dibandingkan posisi kemarin.
Kenaikan harga emas dunia telah mendorong peningkatan harga emas Antam. Pada hari sebelumnya, harga emas dunia di pasar spot ditutup pada angka US$ 2.359,8 per troy ons, naik 0,31% dari hari sebelumnya.
Harga emas telah mencatatkan kenaikan selama tiga hari berturut-turut, dengan total kenaikan sebesar 1,19% selama periode tersebut.
Meski demikian, dalam sepekan terakhir, harga emas masih mencatat penurunan sebesar 2,52% secara point-to-point. Kenaikan harga emas ini didorong oleh pelemahan nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS).
Kedua aset ini biasanya menunjukkan hubungan berlawanan: ketika dolar AS melemah, harga emas cenderung naik.
Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa emas diperdagangkan dalam mata uang dolar AS. Ketika dolar melemah, emas menjadi lebih murah bagi investor yang memegang mata uang lain, sehingga permintaan terhadap emas meningkat dan harga pun ikut naik.
“Indeks Dolar, yang mengukur posisi greenback terhadap enam mata uang utama dunia, mengalami pelemahan. Akibatnya, emas bisa bangkit dari koreksi,” kata Bart Melek, Head of Commodity Strategies di TD Securities.
Dalam seminggu terakhir, Indeks Dolar melemah sebesar 0,2%. Sementara itu, selama sebulan terakhir, pelemahannya tercatat mencapai 1,54%.






