JurnalLugas.Com – Jusuf Kalla (JK), yang pernah menjabat sebagai Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, menyatakan ketidaktahuannya tentang isu duet Anies Baswedan dan Kaesang Pangarep dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jakarta. “Saya tidak tahu, belum mendengar,” kata Jusuf Kalla, yang juga merupakan politikus Partai Golkar, saat ditemui pada acara HUT ke-75 Theo Sambuaga dan peluncuran buku di Jakarta, Sabtu, 21 Juni 2024.
Menanggapi kemungkinan Anies kembali mencalonkan diri sebagai Gubernur DKI Jakarta, Jusuf Kalla menegaskan bahwa hal tersebut adalah hak pribadi Anies. “Silakan saja, semua punya pilihan masing-masing,” ujarnya.
Sebelumnya, Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menegaskan bahwa dirinya tidak akan berduet dengan Anies Baswedan untuk maju dalam Pilkada Jakarta. “Sekadar info saja buat teman-teman semua dan saya kira sudah tahu, Pak Anies dan saya ‘kan beda,” kata Kaesang saat ditemui di Kantor Muhammadiyah DKI Jakarta, Jumat, 21 Juni.
Pernyataan tersebut disampaikan Kaesang sebagai tanggapan atas pertanyaan wartawan mengenai wacana dirinya yang akan dipasangkan dengan Anies. Setelah menjawab pertanyaan tersebut, Kaesang langsung meninggalkan lokasi tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai rencana PSI dalam Pilkada 2024.
Wacana duet Anies-Kaesang sendiri bermula dari pernyataan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Kebangkitan Bangsa (DPW PKB) DKI Jakarta yang membuka peluang untuk menduetkan keduanya pada Pilkada Jakarta di November 2024. Ketua DPW PKB DKI Jakarta, Hasbiallah Ilyas, dalam jumpa pers di Kantor DPW PKB DKI Jakarta, Rabu, 12 Juni, menyatakan bahwa pihaknya telah menjalin komunikasi dengan PSI.
“Kami terbuka dengan siapa pun, termasuk Mas Kaesang jika memang ingin mencalonkan diri sebagai Wakil Gubernur DKI mendampingi Anies Baswedan,” ujarnya. Namun, keputusan final mengenai duet Anies-Kaesang tetap berada di tangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PKB. “Mudah-mudahan Anies-Kaesang,” tambahnya.
Dengan demikian, meskipun wacana duet Anies-Kaesang telah mencuat, masih banyak aspek yang belum jelas dan membutuhkan keputusan lebih lanjut dari pihak-pihak terkait.






