Debut Bersejarah ETF Ethereum di Bursa Kripto Amerika Serikat Ini Pandangan Analis

JurnalLugas.Com – Pada Selasa, 23 Juli 2024, dunia aset digital mencatat sejarah baru dengan debut ETF Ethereum di bursa kripto Amerika Serikat. Momen ini merupakan langkah besar dalam integrasi aset digital ke pasar keuangan tradisional, ditandai dengan dimulainya perdagangan sembilan ETF Ethereum dari delapan bursa.

Antusiasme Luar Biasa di Detik Pembukaan
Sejak detik pertama pembukaan, antusiasme terhadap ETF Ethereum sudah terlihat jelas. Dalam 15 menit pertama, volume perdagangan ETF ini mencapai US$ 112 juta. Angka tersebut melonjak drastis hingga US$ 361 juta pada menit ke-90. Eric Bachulnas menjelaskan bahwa lonjakan awal ini menempatkan ETF Ethereum baru di antara 1 persen aset teratas dari semua ETF, sebanding dengan dana besar seperti TLT dan EEM.

Bacaan Lainnya

Volume Perdagangan yang Mengesankan
Grayscale’s ETHE memimpin dengan volume perdagangan tertinggi sebesar US$ 458 juta, diikuti oleh BlackRock ETHA dengan US$ 248,7 juta, dan Fidelity’s FETH di posisi ketiga dengan US$ 137,3 juta. Bitwise’s ETHW juga mencatat volume signifikan sebesar US$ 94,3 juta. ETF lainnya termasuk Grayscale’s ETH (US$ 63,8 juta), VanEck’s ETHV (US$ 44,3 juta), Franklin Templeton’s EZET (US$ 15,9 juta), Invesco’s QETH (US$ 12 juta), dan 21Shares’ CETH (US$ 5,6 juta). Total volume perdagangan dari ETF ini mencapai US$ 1,083 miliar.

Baca Juga  Investasi Cryptocurrency Sangat Menguntungkan Miliki Kapitalisasi Pasar Besar Mata Uang Digital ini Diprediksi Melonjak

Momentum Tengah Hari
Volume perdagangan terus meningkat seiring berjalannya waktu. Pada pukul 12.30 siang ET, volume kumulatif hampir mencapai US$ 600 juta. Grayscale’s ETHE masih memimpin dengan US$ 250 juta, diikuti oleh BlackRock’s ETHA sebesar US$ 130 juta. ETF Advantage Ether dari Fidelity mencatat volume perdagangan sebesar US$ 77 juta, sementara Bitwise’s Ethereum ETF mendokumentasikan volume sebesar US$ 66 juta. Bachulnas menyebut bahwa sebagian besar volume Grayscale kemungkinan disebabkan oleh penjualan besar-besaran dan memperkirakan bahwa ETF baru ini berpotensi mencapai sekitar US$ 940 juta saat pergantian hari.

Permintaan yang Tinggi
Menjelang sore hari, perdagangan semakin meningkat. Pada pukul 3 sore EST, total volume perdagangan telah mencapai lebih dari US$ 1,019 miliar. ETHE Grayscale memimpin dengan US$ 456 juta, hampir setengah dari total volume, diikuti oleh BlackRock’s ETHA dengan 24 persen (US$ 240 juta) dan Fidelity’s FETH dengan 13 persen (US$ 136 juta). James Sayffart, seorang analis Bloomberg, mencatat bahwa volume perdagangan ini berkorelasi dengan US$ 665 juta dalam aliran masuk pada siang hari.

Baca Juga  Peluncuran ETF Ethereum Spot Lonjakan Aktivitas Whale dan Kejutan Harga yang Tak Terduga

Tanggapan Positif dari Para Ahli
Peluncuran ETF Ethereum ini mendapat tanggapan positif dari para ahli. Nate Geraci, presiden dari The ETF Store, dengan optimis menyatakan bahwa meskipun dirinya tidak mengharapkan hiruk pikuk seperti ETF Bitcoin, jika ETF Ethereum dapat menarik 20 hingga 25 persen dari aset ETF Bitcoin, maka itu adalah salah satu kesuksesan. Markus Thielen, pendiri 10x Research, menambahkan bahwa meskipun tingkat pendanaan Ethereum yang lebih rendah mungkin berdampak pada minat institusional, volume awal yang kuat menunjukkan permintaan yang tinggi untuk produk keuangan baru ini.

Dengan debut yang kuat ini, ETF Ethereum menunjukkan potensinya sebagai produk investasi yang diminati, membawa aset digital semakin dekat ke pasar keuangan tradisional.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait