JurnalLugas.Com – Presiden terpilih sekaligus Menteri Pertahanan Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, menekankan pentingnya sektor pertanian dalam menghadapi tantangan masa depan bangsa. Dalam keterangannya pada Rabu, 24 Juli 2024 di Jakarta, Prabowo menyebutkan bahwa pertanian adalah sektor yang sangat strategis dan memikul tanggung jawab besar.
“Wakil menteri (pertanian) suatu posisi yang sangat strategis dan memikul tanggung jawab yang sangat besar. Ini bukan jabatan etok-etok bukan jabatan ringan, tetapi ini jabatan yang sangat berat dan penting karena nasib bangsa ada di dua bidang ini, satu mengatur keuangan negara di tengah dunia yang penuh ketidakpastian yang satu mengurus pangan,” kata Prabowo.
Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat acara syukuran atas pelantikan Thomas Djiwandono sebagai Wakil Menteri Keuangan dan Sudaryono sebagai Wakil Menteri Pertanian oleh Presiden Joko Widodo pada Kamis, 18 Juli.
Prabowo menegaskan bahwa pertanian adalah sektor yang sangat strategis, terutama dalam mengembangkan ekonomi di tengah ancaman krisis global. Bidang pertanian dan keuangan memiliki tanggung jawab yang sangat vital karena berkaitan langsung dengan nasib rakyat Indonesia.
“Dua bidang ini sangat strategis dan saya percaya bahwa saudara-saudara akan memikul tanggung jawab itu dengan sekuat tenaga, penuh pengabdian, penuh cinta tanah air, bertanggung jawab mulai sekarang atas nasib bangsa,” ujarnya.
Prabowo memiliki perhatian khusus pada sektor pertanian yang merupakan fondasi ketahanan rakyat. Ia mendorong negara untuk memperkuat produktivitas pertanian melalui teknologi mekanisasi, keterlibatan anak muda, hingga hilirisasi industri.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebelumnya telah melakukan akselerasi produksi dengan fokus pada komoditas utama seperti jagung dan beras. Mentan memfasilitasi petani dengan tambahan alokasi pupuk subsidi, pembagian benih, dan transformasi pertanian tradisional ke pertanian modern.
Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono mengajak jajaran Kementerian Pertanian untuk mendukung penuh upaya swasembada yang digagas Mentan Andi Amran Sulaiman. Upaya tersebut meliputi penyediaan benih, pupuk, alat mesin pertanian (alsintan), dan solusi cepat pompanisasi.
Menurut Sudaryono, program-program tersebut harus dikerjakan dengan cepat agar Indonesia mampu menjadi lumbung pangan dunia di masa depan. “Kesuksesan saya adalah kesuksesan Bapak Menteri Pertanian. Apapun perintah yang diberikan oleh Pak Menteri saya siap dan loyal sebagai bawahan,” ujarnya.
Sudaryono menegaskan bahwa sektor pertanian adalah sektor yang sangat penting untuk kemajuan bangsa dan ketahanan negara. Pangan, sebagai kebutuhan primer, harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh dari berbagai sisi. “Kita boleh naik mobil, tetapi ingat kita tidak bisa bergerak kalau kita tidak makan. Oleh karena itu, kita semua yakin dan menyadari bahwa pangan adalah kebutuhan primer semua orang. Pangan itu tidak bisa sebagai mantra kedaulatan pangan, tetapi harus betul-betul kita kerjakan,” tutup Sudaryono.
Dengan langkah-langkah konkret ini, Indonesia diharapkan dapat menghadapi tantangan global dan memastikan ketahanan pangan serta kesejahteraan rakyatnya di masa depan.






