JurnalLugas.Com – Rumah pribadi Calon Gubernur (Cagub) Aceh, Bustami Hamzah, yang berlokasi di Gampong Pineung, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, menjadi sasaran serangan granat oleh orang tak dikenal (OTK) pada Senin, 2 September 2024. Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 05.20 WIB, saat suasana masih sepi di subuh hari.
Tim penjinak bom dari Polda Aceh segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pantauan media menunjukkan, sejumlah anggota Brimob bersenjata lengkap berjaga di sekitar rumah tersebut. Selain itu, polisi juga telah memasang garis polisi untuk membatasi akses ke rumah yang dimiliki oleh mantan Penjabat Gubernur Aceh ini.
Salah satu tetangga Bustami Hamzah, yang enggan disebutkan namanya, mengaku mendengar ledakan keras sesaat setelah sholat subuh. “Benar, kami dengar suara ledakan, setelah subuh,” ujarnya singkat.
Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai jenis granat yang digunakan dalam serangan ini. Pihak kepolisian yang berada di lokasi kejadian belum bersedia memberikan komentar terkait insiden tersebut.
Bustami Hamzah baru-baru ini mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Penjabat (Pj.) Gubernur Aceh dan Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mencalonkan diri sebagai Gubernur Aceh pada Pilkada 2024 mendatang.
Ia maju bersama Tu Sop sebagai pasangan calon yang diusung oleh koalisi Partai NasDem, Golkar, dan beberapa partai lainnya. Pada Pilkada yang dijadwalkan pada 27 November 2024, pasangan Bustami-Tu Sop akan berhadapan dengan pasangan Muzakir Manaf-Fadhullah yang didukung oleh koalisi Partai Aceh (PA), Gerindra, Demokrat, PKB, dan PNA.
Dengan insiden ini, perhatian publik kembali tertuju pada Bustami Hamzah yang kini menjadi salah satu kandidat terkuat dalam Pilkada Aceh 2024. Masyarakat berharap agar pihak kepolisian segera mengungkap pelaku dan motif di balik serangan ini.






