Loncat ke konten
Menu Mobile
JurnalLugas.Com
Jurnal Mengabarkan Lugas Menyampaikan
  • News
  • Economics
    • Saham
  • International
  • Technology
  • Lifestyle
  • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    • Disclaimer
    • Privacy Policy
Beranda Teknologi X Twitter Salah Transfer Bayar Denda Rp82 Miliar di Brasil dan Masih Terblokir

X Twitter Salah Transfer Bayar Denda Rp82 Miliar di Brasil dan Masih Terblokir

Gambar Gravatar
jurnallugas.com
6 Oktober 20246 Oktober 2024

JurnalLugas.Com – Situs media sosial X, yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter, telah setuju untuk membayar denda sebesar USD5,24 juta atau sekitar Rp82 miliar demi melanjutkan operasinya di Brasil. Namun, meskipun pembayaran telah dilakukan, platform tersebut masih belum dapat beroperasi kembali.

Permasalahan utama yang menyebabkan situs tersebut tetap terblokir adalah karena pembayaran denda tersebut disetorkan ke rekening yang salah. Hakim Agung Brasil, Alexandre de Moraes, menjelaskan, “Penyetoran sejumlah 28.600.000 real [USD5,24 juta] tidak dilakukan dengan benar di rekening yang terkait dengan proses ini.”

Bacaan Lainnya
  • Meluas Kasus Ebola Pertama di Brasil, Pria 37 Tahun dari Kongo Jalani Isolasi Ketat
  • X Tutup Fitur Komunitas, Beban Spam Jadi Alasan Perombakan Platform
  • Lula Serang AS Habis-habisan, Klaim Nuklir Iran Disebut Akal-akalan Trump

Situasi ini menjadi kendala terbaru dalam konflik antara Elon Musk, pemilik X, dengan pemerintah Brasil. Pada Jumat, 4 Oktober 2024, pihak X sebenarnya telah mengajukan permintaan agar layanan mereka di Brasil kembali diaktifkan, mengingat mereka telah membayar denda yang diminta.

Dalam dokumen yang diajukan, X Brasil meminta agar akses platform tersebut untuk penggunanya di Brasil dibuka kembali. Salah satu sumber internal mengungkapkan bahwa pembayaran denda ini menunjukkan indikasi bahwa X mungkin mulai melunak terkait persyaratan pemerintah untuk tetap beroperasi di negara tersebut.

Baca Juga  Mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro Kembali Tersandung Kasus Kudeta

Sebelumnya, pada bulan Agustus, X diblokir di Brasil setelah gagal mematuhi perintah pengadilan terkait moderasi konten dan penunjukan perwakilan hukum di negara tersebut. Kasus ini telah memicu perdebatan luas mengenai kebebasan berbicara dan upaya untuk menangani penyebaran informasi palsu secara daring.

Berdasarkan data dari Statista, X memiliki lebih dari 21 juta pengguna di Brasil hingga April 2024. Penangguhan ini menyebabkan X menghadapi denda lebih dari USD5 juta karena gagal memenuhi perintah pengadilan awal tahun ini.

Mahkamah Agung Brasil menekankan bahwa X harus mengambil tindakan untuk membatasi akun-akun yang terlibat dalam penyebaran misinformasi, termasuk beberapa tokoh sayap kanan yang diduga merusak pemilu di negara tersebut. Selain itu, Mahkamah Agung juga menyoroti kegagalan X dalam menunjuk perwakilan hukum di Brasil, sebuah kewajiban bagi perusahaan asing yang ingin beroperasi di sana.

Dalam situasi ini, Elon Musk secara terbuka mengecam tindakan Mahkamah Agung Brasil, dengan menyebutnya sebagai upaya penyensoran. Musk bahkan melontarkan kritik keras kepada Hakim de Moraes, yang menurutnya mengeluarkan “perintah ilegal”. Musk, yang kerap mengungkapkan dukungan politiknya kepada mantan Presiden sayap kanan Jair Bolsonaro, sebelumnya juga menyebut de Moraes sebagai “diktator yang bersembunyi di balik jubah hakim”.

Walaupun Musk selama ini dikenal sebagai pendukung kebebasan berbicara, nyatanya X di bawah kepemilikannya lebih akomodatif terhadap permintaan pemerintah. Menurut laporan, dalam enam bulan pertama setelah Musk mengambil alih X, platform ini telah memenuhi hampir 99 persen permintaan pemerintah dari negara-negara seperti Turki dan India. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa pemerintah dapat dengan mudah menekan X untuk membungkam kritik di platform tersebut.

Baca Juga  Flu Burung Merebak di Brasil China Stop Impor Unggas Rp16 Triliun

Selama beberapa minggu terakhir, X telah melakukan berbagai upaya untuk kembali beroperasi di Brasil. Pada bulan September, platform ini membatasi akses ke sejumlah akun yang terlibat dalam penyebaran misinformasi dan mengambil langkah-langkah untuk menunjuk perwakilan hukum di Brasil. Mereka juga meminta agar akses pengguna di Brasil segera dipulihkan.

Dengan langkah-langkah yang diambil X, harapannya penangguhan layanan di Brasil dapat segera dicabut. Namun, hingga saat ini, situs tersebut masih menghadapi tantangan hukum dan birokrasi yang harus diselesaikan agar bisa kembali melayani jutaan penggunanya di Brasil.

Tombol Google News - JurnalLugas
Baca di Google News Follow JurnalLugas.Com
BrasilDenda TwitterSalah TransferTwitter
Sebarkan

Navigasi pos

Pos sebelumnya Jetour Umumkan Harga Resmi untuk Pasar Indonesia Jetour Dashing dan X70 Plus
Pos berikutnya Apakah Obligasi Halal? Memahami Obligasi dari Perspektif Syariah

Pos terkait

  • Rem Motor Matic Sering Blong? Ini Penyebab dan Solusinya

  • Cara Cek Skor BI Checking Lewat HP, Gampang dan Praktis

  • Begini Cara Aktifkan FB Pro di Facebook, Bisa Tambah Cuan

  • Kartu ATM Tertelan Mesin? Begini Cara Mengurusnya

  • Spesifikasi Realme Watch 5 Terungkap, Baterai Tahan 20 Hari!

  • Mirip Instagram, WhatsApp Segera Hadirkan Fitur Close Friends di Status

Ekonomi

Ekonomi4 jam ago
Fokus Kopdes Dana Be…

JurnalLugas.Com — Penyaluran dana bergulir untuk koperasi menunjukkan perkembangan positif sepanjang 2026. Hingga  […]

7 jam ago
Pemerintah Resmi Ter…
12 jam ago
IHSG Dibuka Menguat …
Emas Antam
12 jam ago
Harga Emas Antam Nai…
13 jam ago
Kurs Rupiah Menguat …
13 jam ago
Harga Emas Naik Lagi…

Internasional

  • Internasional6 jam ago
    Ebola di RD Kongo Te…
  • Internasional8 jam ago
    Gempa Kolombia Kerug…
  • Internasional10 jam ago
    Trump Gagasan Selat …
  • Internasional13 jam ago
    Kushner dan Netanyah…
  • Internasional14 jam ago
    Serangan Israel di L…
  • Internasional17 jam ago
    Trump Ancam Oman Aka…

Tekno

  • Tekno8 jam ago
    Cara Menghemat Bater…
  • Tekno10 jam ago
    Apa Itu Two-Factor A…
  • Tekno17 jam ago
    Penyebab HP Cepat Pa…

Topik Populer

  • Harga Emas
  • KPK
  • Emas Antam
  • Saham
  • Donald Trump

Jaringan Social

  • Facebook
  • Twitter
  • RSS
PT Anyar Media Digital Jalan Simpang Nangka Limapuluh Pesisir Kabupaten Batu Bara Sumatera Utara 081370850987