JurnalLugas.Com – Edy Rahmayadi resmi mencalonkan diri kembali sebagai Gubernur Sumatera Utara (Sumut) dalam Pilkada 2024, kali ini berpasangan dengan Hasan Basri Sagala sebagai calon Wakil Gubernur. Pasangan ini didukung oleh enam partai politik, yaitu Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Hanura, Partai Ummat, Partai Buruh, Partai Gelora, dan Partai Keadilan dan Persatuan (PKN).
Pada Kamis, 29 Agustus 2024, Edy Rahmayadi dan Hasan Basri Sagala secara resmi mendaftarkan diri sebagai pasangan calon ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumut. Sehari setelahnya, pada Jumat, 30 Agustus 2024, mereka telah menyelesaikan tahapan tes kesehatan di RSUP Haji Adam Malik, Medan.
Profil Edy Rahmayadi
Edy Rahmayadi, lahir di Sabang, Aceh, pada 10 Maret 1961, merupakan seorang politikus dan mantan perwira tinggi TNI Angkatan Darat. Sebelum terjun ke dunia politik, Edy telah menjalani karier militer yang panjang dan cemerlang. Ia merupakan lulusan Akademi Militer (Akmil) tahun 1985, dan mengawali kariernya di jajaran Kopassus TNI AD. Edy mencapai puncak karier militernya ketika diangkat menjadi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad) pada 2015.
Selain berkarier di militer, Edy juga pernah memegang jabatan Ketua Umum PSSI pada periode 2016-2019, di mana ia terpilih dengan suara mayoritas dalam Kongres PSSI. Namun, ia mengundurkan diri dari posisi tersebut pada Januari 2019.
Karier politiknya dimulai ketika ia mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumatera Utara dalam Pilkada 2018. Saat itu, ia berhasil terpilih dengan dukungan penuh dari Partai Gerindra. Masa kepemimpinannya berlangsung dari 2018 hingga 2023.
Dukungan Politik
Dalam pencalonannya kali ini, Edy Rahmayadi didukung oleh beragam partai politik, mulai dari partai besar hingga partai baru. PDIP, yang merupakan partai pemenang pemilu, bersama Partai Hanura, Partai Ummat, Partai Buruh, Partai Gelora, dan PKN, memberikan dukungan penuh terhadap pasangan ini. Kombinasi dukungan dari berbagai spektrum politik ini memperlihatkan besarnya kepercayaan yang diberikan kepada Edy dan Hasan Basri untuk memimpin Sumut ke depan.
Perjalanan Karier Militer dan Politik
Sebagai seorang perwira tinggi TNI, Edy Rahmayadi telah menduduki berbagai posisi strategis. Setelah lulus dari Akmil, ia menjabat sebagai Komandan Batalyon Infanteri Lintas Udara 100/Prajurit Setia yang bermarkas di Langkat, Sumatera Utara. Pada 2015, ia diangkat menjadi Pangkostrad, sebuah posisi bergengsi dalam TNI yang menandai puncak karier militernya.
Setelah pensiun dini dari militer, Edy terjun ke dunia politik dan mencalonkan diri sebagai Gubernur Sumatera Utara pada Pilkada 2018. Kemenangannya dalam pemilihan tersebut membawanya memimpin provinsi Sumatera Utara selama periode 2018-2023. Selain itu, ia juga aktif dalam berbagai kegiatan masyarakat dan olahraga, terutama sebagai Ketua Umum PSSI.
Kehidupan Pribadi
Edy Rahmayadi adalah putra dari Kapten Rachmat Ishaq dan Hj. Ngadisah Kandar. Ia menikah dengan Dra. Hj. Nawal Lubis dan dikaruniai tiga anak, yaitu Siti Andina R, Siti Andira Ramayana, dan Gilang Prasetya R.
Dengan latar belakang yang kuat di bidang militer dan politik, serta pengalaman memimpin sebagai Gubernur Sumatera Utara sebelumnya, Edy Rahmayadi kembali maju dengan optimisme untuk memenangkan Pilkada Sumut 2024.
Didukung oleh koalisi partai politik yang beragam dan dengan rekam jejak yang sudah teruji, Edy dan Hasan Basri Sagala siap menawarkan visi baru untuk Sumut yang lebih baik.






