JurnalLugas.Com – Anggota DPR RI, Bambang Soesatyo, atau akrab disapa Bamsoet, menekankan pentingnya kepatuhan ketua umum partai politik (Parpol) terhadap pesan Presiden Terpilih Prabowo Subianto. Dalam pernyataannya, Bamsoet mengingatkan agar para kader yang akan menjabat sebagai menteri tidak mencari keuntungan pribadi dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui proyek-proyek, untuk mencegah kebocoran APBN yang terus meningkat setiap tahunnya.
Bamsoet menyatakan bahwa partai politik merupakan tulang punggung demokrasi. Keberadaan partai politik sangat krusial dalam menciptakan penyelenggaraan negara yang baik. Dalam konteks ini, Bamsoet menegaskan bahwa ketua partai politik harus mempertimbangkan berbagai faktor seperti integritas, kredibilitas, kapabilitas, akseptabilitas, dan akuntabilitas saat memilih kader untuk posisi menteri.
“Partai politik memiliki peran penting dalam menentukan arah kebijakan negara. Berdasarkan UUD NRI 1945, partai politik diberikan wewenang untuk menyeleksi dan mengusung pejabat publik, baik di eksekutif, legislatif, maupun yudikatif,” ujarnya pada 12 Oktober 2024. Oleh karena itu, Bamsoet menggarisbawahi bahwa berbagai pembenahan internal dalam partai politik perlu dilakukan untuk memperkuat kondisi partai.
Bamsoet juga menekankan bahwa partai politik harus mampu menciptakan politisi yang berintegritas dan mampu memperjuangkan aspirasi publik.
Dalam upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, penting bagi partai politik untuk memiliki standar etika yang tinggi guna meminimalisir risiko korupsi politik.
Ia berpendapat bahwa sistem demokrasi internal partai politik harus transparan agar lebih mudah memilih kader terbaik untuk ditempatkan di pemerintahan.
“Partai politik jangan hanya menjadi milik segelintir orang. Pemilihan kader yang akan menduduki posisi eksekutif harus didasarkan pada kriteria yang jelas, bukan hanya pada kedekatan,” tegas Bamsoet.
Sebelumnya, Prabowo Subianto juga memberikan peringatan kepada partai-partai dalam koalisinya agar tidak menugaskan menteri untuk mencari keuntungan dari APBN.
“Saya katakan kepada semua ketua umum, jangan menugaskan menteri-menteri yang saudara tunjuk di pemerintahan yang akan saya pimpin untuk mencari uang dari APBN,” ungkap Prabowo saat menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Legislatif PKB di Jakarta pada 10 Oktober 2024.
Melalui pesan ini, Prabowo mengingatkan bahwa di era digital yang serba cepat ini, partai politik diharapkan tidak mencoba-coba mencari keuntungan dari APBN. Ini menjadi tantangan bagi partai politik untuk lebih responsif dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsi-fungsi publik demi kesejahteraan masyarakat.
Dengan demikian, komitmen terhadap integritas dan transparansi dalam partai politik sangat penting untuk memastikan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.






