Profil Setyo Budiyanto Ketua KPK Jenderal Polisi Cemerlang OTT Big Fish

JurnalLugas.Com – Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol) Setyo Budiyanto resmi terpilih sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk periode 2024-2029. Penetapan tersebut berlangsung setelah Setyo berhasil meraih dukungan mayoritas dalam pemungutan suara yang dilakukan oleh Komisi III DPR RI pada Kamis, 21 November 2024.

Dari lima calon pimpinan KPK, Setyo Budiyanto memperoleh 46 suara, mengalahkan calon lainnya yang juga mendapatkan dukungan kuat, yaitu Johanis Tanak, Fitroh Rohcahyanto, Agus Joko Pramono, dan Ibnu Basuki Widodo yang dipilih untuk mengisi posisi Wakil Ketua.

Bacaan Lainnya

Sebelum terpilih menjadi Ketua KPK, Setyo Budiyanto menjabat sebagai Inspektur Jenderal (Irjen) di Kementerian Pertanian, sebuah posisi yang diemban setelah pelantikannya oleh Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, pada 22 Maret 2024.

Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan 1989 ini dikenal memiliki rekam jejak yang solid dalam penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, baik di dalam tubuh Polri maupun di luar institusi kepolisian.

Jejak Karier Setyo Budiyanto yang Cemerlang

Karier Setyo Budiyanto di kepolisian dimulai dengan penugasannya di wilayah Papua, di mana ia menjabat sebagai Kapolres di beberapa daerah, termasuk Biak Numfor dan Teluk Wondama.

Baca Juga  KPK Siapkan Kedeputian Intelijen, Setyo, Jadi “Mata dan Telinga” Pimpinan

Setyo juga pernah menjabat sebagai Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirkrimsus) Polda Papua, serta beberapa posisi penting lainnya di tingkat nasional, seperti Kapolda Sulawesi Utara dan Kapolda Nusa Tenggara Timur.

Dalam tugas-tugas tersebut, ia terlibat langsung dalam penanganan berbagai kasus besar, termasuk yang berkaitan dengan tindak pidana ekonomi dan korupsi.

Selain itu, Setyo juga pernah menempati posisi strategis di Bareskrim Polri sebagai penyidik utama di Biro Pengawas Penyidikan dan penyidik eksekutif di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Pengalaman luas ini menjadi modal berharga bagi Setyo dalam menghadapi tantangan besar yang ada di KPK.

Peran Setyo Budiyanto di KPK

Setyo Budiyanto bukanlah orang baru di Komisi Pemberantasan Korupsi. Sebelumnya, ia telah mengabdi di KPK dalam berbagai kapasitas, di antaranya sebagai Direktur Penyidikan KPK pada tahun 2020, Koordinator Supervisi Kedeputian Penindakan pada 2019, serta Koordinator Wilayah III KPK dan Pelaksana Tugas Direktur Penyidikan KPK.

Pengalamannya di KPK ini semakin memperkuat keyakinan banyak pihak bahwa Setyo memiliki kapabilitas untuk memimpin lembaga antikorupsi ini menuju era baru.

Dalam uji kelayakan dan kepatutan yang digelar di DPR RI, Setyo menegaskan pentingnya Operasi Tangkap Tangan (OTT) sebagai strategi yang masih sangat relevan untuk mengungkap kasus-kasus besar. Menurutnya, OTT perlu dilakukan secara “rigid” untuk mengantisipasi potensi manipulasi hukum dan praperadilan yang bisa menghambat proses penegakan hukum.

Baca Juga  KPK Tambah 23 Penyidik Baru, Setyo Budianto, Pola Korupsi Sekarang Tak Lagi Konvensional

Komitmen untuk Menangani Kasus Korupsi dengan Tegas

Setyo Budiyanto memandang bahwa OTT bukan hanya sebagai alat penangkapan, tetapi juga sebagai pintu masuk untuk mengungkap kasus-kasus besar atau yang sering disebut dengan istilah “big fish.” Dengan pengalamannya yang mendalam dalam menangani berbagai kasus, baik di Polri maupun di KPK, Setyo berkomitmen untuk mengoptimalkan strategi pemberantasan korupsi ini.

Pemilihan Setyo Budiyanto sebagai Ketua KPK menandai langkah penting dalam penguatan lembaga antikorupsi ini. Di bawah kepemimpinannya, diharapkan KPK akan semakin tegas dan efektif dalam menindak para pelaku korupsi, serta semakin memperkuat upaya pencegahan dan pendidikan antikorupsi di seluruh lapisan masyarakat.

Dengan rekam jejak yang solid dan visi yang jelas, Setyo Budiyanto diharapkan mampu membawa KPK menuju keberhasilan lebih besar dalam pemberantasan korupsi, sekaligus mengembalikan kepercayaan publik terhadap kinerja lembaga ini.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait