JurnalLugas.Com – Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat adanya fluktuasi harga sejumlah komoditas pangan pada Senin, 25 November 2024. Secara umum, harga pangan di tingkat pedagang eceran menunjukkan tren yang bervariasi, dengan beberapa komoditas mengalami kenaikan, sementara yang lainnya mengalami penurunan.
Kenaikan Harga Pangan
Salah satu komoditas yang mengalami kenaikan signifikan adalah bawang putih, yang tercatat naik 0,65 persen atau Rp270, mencapai harga Rp41.590 per kilogram (kg). Selain itu, harga beras premium juga meningkat 1,04 persen atau Rp160, menjadi Rp15.580 per kg, sementara beras medium naik tipis sebesar 0,07 persen atau Rp10, menjadi Rp13.490 per kg.
Harga bawang merah tercatat naik 0,03 persen atau Rp10, menjadi Rp38.740 per kg, sedangkan cabai merah keriting mengalami kenaikan 0,34 persen atau Rp100, menjadi Rp29.260 per kg. Minyak goreng kemasan sederhana juga mengalami kenaikan 0,27 persen atau Rp50, menjadi Rp18.520 per kg.
Penurunan Harga Pangan
Sementara itu, sejumlah komoditas lain menunjukkan penurunan harga. Daging sapi murni turun 0,99 persen atau Rp1.340, menjadi Rp133.400 per kg, sedangkan cabai rawit merah turun tajam 2,72 persen atau Rp1.070, menjadi Rp38.310 per kg. Gula konsumsi juga turun 0,17 persen atau Rp30, menjadi Rp17.990 per kg.
Harga minyak goreng curah tercatat turun 0,35 persen atau Rp60, menjadi Rp17.000 per kg, sedangkan tepung terigu curah dan non-curah masing-masing turun sebesar 0,79 persen (Rp80) dan 0,91 persen (Rp120), menjadi Rp10.040 dan Rp13.010 per kg.
Harga Daging dan Produk Lainnya
Di sektor produk hewani, harga daging ayam ras mengalami kenaikan 1,19 persen atau Rp430, mencapai Rp36.660 per kg. Telur ayam ras juga mengalami kenaikan sebesar 1,23 persen atau Rp350, menjadi Rp28.700 per kg.
Harga kedelai biji kering (impor) naik 0,76 persen atau Rp80, menjadi Rp10.590 per kg, sementara harga jagung di tingkat peternak naik cukup signifikan, yakni 5,21 persen atau Rp310, menjadi Rp6.260 per kg.
Fluktuasi Harga Ikan
Di sektor perikanan, harga ikan kembung tercatat naik 2,91 persen atau Rp1.080, menjadi Rp38.250 per kg. Namun, harga ikan tongkol turun 1,58 persen atau Rp490, menjadi Rp30.580 per kg, sementara ikan bandeng mengalami penurunan yang lebih tajam, yaitu 4,80 persen atau Rp1.590, menjadi Rp31.560 per kg.
Secara keseluruhan, fluktuasi harga pangan ini mencerminkan dinamika yang terjadi di pasar, dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti cuaca, pasokan, dan permintaan. Meskipun ada komoditas yang mengalami kenaikan, beberapa lainnya tercatat turun, memberikan gambaran yang lebih berimbang mengenai kondisi pasar pangan di Indonesia pada akhir November 2024.






