Timwas Intelijen DPR Optimalkan Pengawasan Tak Ganggu Lembaga Intelijen Ini Strukturnya

JurnalLugas.Com – Pimpinan Tim Pengawas (Timwas) Intelijen DPR, Dave Laksono, menegaskan bahwa pihaknya akan mengatur program kerja secara strategis untuk memastikan fungsi pengawasan terhadap lembaga-lembaga intelijen negara berjalan efektif tanpa mengganggu independensi lembaga tersebut. Langkah ini diambil demi menjaga stabilitas keamanan negara secara berkelanjutan.

Penyusunan Program Kerja yang Terarah

Dave Laksono menyebutkan bahwa program kerja Timwas akan disusun sesuai dengan fungsi dan tugas yang diamanatkan. “Nanti akan ada program kerja yang diatur sesuai dengan fungsi kami,” ujar Dave pada Rabu, 4 Desember 2024.

Bacaan Lainnya

Program ini dirancang untuk mendorong kinerja optimal lembaga intelijen dari berbagai matra, termasuk aparat penegak hukum (APH). Dave juga menekankan pentingnya komunikasi aktif antara pihak-pihak terkait agar ancaman dan potensi masalah negara dapat segera ditangani. “Dan juga kerap berkomunikasi agar segala jenis ancaman dan potensi permasalahan negara dapat dengan cepat teratasi,” tambahnya.

Baca Juga  Konvoi Bendera GAM Picu Ketegangan di Aceh Utara, Dave Laksono Bilang Begini

Landasan Hukum Pembentukan Timwas Intelijen DPR

Pembentukan Timwas Intelijen DPR didasarkan pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara. Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu menegaskan bahwa pengawasan ini merupakan bagian dari pelaksanaan mandat undang-undang. “Jadi memang perintah undang-undang,” ujar Dave.

Ketua DPR RI, Puan Maharani, secara resmi melantik anggota Timwas Intelijen DPR pada Selasa, 3 Desember 2024, di Jakarta. Tim ini terdiri dari 13 anggota DPR yang bertugas untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap lembaga-lembaga intelijen di Indonesia. Organisasi ini berada di bawah koordinasi Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad.

Struktur Kepemimpinan Timwas Intelijen DPR

Timwas Intelijen DPR dipimpin oleh lima anggota DPR RI, yaitu:

  1. Utut Adianto
  2. Dave Laksono
  3. G. Budisatrio Djiwandono
  4. Ahmad Heryawan
  5. Anton Sukartono

Selain itu, delapan anggota lainnya adalah:

  • Junico B. P. Siahaan
  • Gavriel P. Novanto
  • Endipat Wijaya
  • Viktor Laiskodat
  • Abdul Halim Iskandar
  • Jazuli Juwaini
  • Farah Putri Nahlia
  • Rizki Aulia Rahman
Baca Juga  6 Poin Krusial Pengawasan Tim Intelijen DPR RI Menurut Khairul Fahmi

Sinergi Demi Stabilitas Keamanan Negara

Dengan struktur yang solid dan program kerja yang terarah, Timwas Intelijen DPR diharapkan mampu menjalankan pengawasan secara efektif tanpa mencampuri independensi lembaga intelijen. Komunikasi yang intensif antara lembaga intelijen, aparat penegak hukum, dan Timwas menjadi kunci untuk memastikan ancaman terhadap negara dapat diatasi dengan cepat dan tepat.

Pembentukan Timwas ini tidak hanya merupakan amanat undang-undang tetapi juga wujud komitmen DPR RI dalam menjaga keamanan dan kedaulatan negara. Dengan kerja sama yang baik antara semua pihak, Indonesia dapat terus menghadapi tantangan keamanan dengan lebih tangguh.

Tombol Google News - JurnalLugas

Pos terkait