JurnalLugas.Com — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) kembali menegaskan komitmennya terhadap Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo. Pernyataan ini muncul setelah Jokowi secara terbuka menyebut lebih memilih PSI dibanding Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dalam merespons wacana pencalonan dirinya sebagai Ketua Umum PPP.
Wakil Ketua Umum DPP PSI, Andy Budiman, menanggapi pernyataan tersebut dengan antusias. Ia menyebut PSI sejak awal memang didirikan sebagai wadah perjuangan bagi visi dan misi Jokowi.
“PSI adalah rumah bagi Pak Jokowi. Kami siap menyambut beliau kapan saja jika memutuskan bergabung secara resmi,” ujar Andy dalam keterangannya, Jumat (6/6/2025).
Andy menegaskan bahwa PSI telah menunjukkan kesetiaannya sejak awal berdiri, termasuk dalam Pemilu 2024 yang lalu. Kala itu, PSI tetap konsisten mengusung arah kebijakan yang sejalan dengan gagasan pembangunan ala Jokowi.
“Kami bukan hanya mendukung secara simbolik, tapi telah membangun garis perjuangan yang tegak lurus dengan apa yang diyakini oleh Pak Jokowi: kemajuan dan keadilan sosial untuk seluruh rakyat Indonesia,” imbuh Andy.
Jokowi Tegas: “Saya di PSI Saja”
Sikap Jokowi terhadap dinamika politik nasional kembali menjadi sorotan setelah namanya disebut-sebut masuk bursa calon Ketua Umum PPP. Namun, Jokowi justru memberikan pernyataan santai dan bernada humoris.
“Enggak lah, di PPP banyak tokoh yang lebih mumpuni. Saya di PSI saja,” kata Jokowi kepada awak media saat ditemui di kediamannya di Solo, Jumat (6/6).
Mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga menyebut belum ada pembicaraan resmi soal pencalonan dirinya di PSI. Namun, pernyataannya cukup jelas memberi sinyal bahwa PSI masih menjadi partai yang dekat di hati Presiden.
“Ya enggak tahu, di PSI pun juga dicalonkan juga belum,” tambahnya sambil tersenyum.
PSI dan Jokowi: Visi yang Sejalan
Hubungan antara PSI dan Jokowi memang bukan hal baru. Sejak awal berdirinya, PSI dikenal sebagai partai yang vokal mendukung agenda reformasi birokrasi, pembangunan infrastruktur, dan antikorupsi—tiga hal yang menjadi pilar utama pemerintahan Jokowi selama dua periode.
Pernyataan terbaru dari Andy Budiman sekaligus mempertegas bahwa PSI siap menjadi tempat berlabuh jika Jokowi ingin terus berperan aktif dalam dinamika politik nasional pasca-presiden.
Dengan arah politik yang semakin mengerucut, publik kini menunggu apakah langkah Jokowi selanjutnya akan memperkuat barisan PSI sebagai kekuatan politik alternatif masa depan.
Baca berita lengkap lainnya di JurnalLugas.Com.






