JurnalLugas.Com – PT Bumi Resources Tbk (BUMI), perusahaan tambang batu bara yang berada di bawah naungan Grup Bakrie, tengah mengalami dinamika internal signifikan. Dua petinggi perseroan, Yingbin Ian He selaku Direktur dan Jinping Ma yang menjabat Komisaris, secara kompak mengundurkan diri dari jabatan mereka pada awal Juli 2025.
Manajemen BUMI telah mengonfirmasi telah menerima surat pengunduran diri kedua tokoh penting tersebut. Langkah ini dinilai mengejutkan pasar, mengingat peran strategis yang diemban oleh keduanya dalam operasional dan tata kelola perusahaan.
“Sebagai proses lebih lanjut atas pengunduran diri tersebut, perseroan akan melaksanakan proses sebagaimana yang diatur dalam anggaran dasar perseroan,” tulis manajemen dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (2/7/2025).
Sebagai tindak lanjut, BUMI akan segera menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dalam waktu dekat guna membahas pergantian direksi dan komisaris. Perseroan juga direncanakan mengumumkan nama-nama calon pengganti guna mengisi kekosongan jabatan strategis tersebut.
Dari sisi kinerja pasar, saham BUMI tercatat stagnan di level Rp114 pada perdagangan Rabu (2/7/2025). Sebelumnya, saham ini sempat terkoreksi tajam 4,20 persen. Dalam satu bulan terakhir, harga saham BUMI tercatat turun 7,3 persen, namun tetap mencatatkan kenaikan signifikan sebesar 42,50 persen dalam tiga bulan terakhir.
Langkah pengunduran diri ini memunculkan spekulasi dari kalangan analis pasar terkait arah strategis baru yang akan diambil BUMI ke depan. Apalagi, dinamika industri batu bara tengah menghadapi tantangan dari transisi energi global dan regulasi domestik yang semakin ketat.
Selengkapnya kunjungi JurnalLugas.Com.






